spot_img
Rabu 11 Februari 2026
spot_img

Polres Pangandaran Catat Ribuan Korban Aplikasi MBA

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Polres Pangandaran Polda Jabar mencatat ribuan korban aplikasi MBA yang telah melapor dan terdata hingga Rabu (11/2/2026).

Para korban tidak hanya berasal dari wilayah Pangandaran. Namun ada juga dari sejumlah daerah lain. Di antaranya, Banjarsari Kabupaten Ciamis, Tasikmalaya hingga Jakarta.

BACA UGA:

Polemik MBA Seret Nama Kader Golkar, Ketua DPD Pangandaran Buka Suara

‎Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari menyampaikan, pihaknya masih terus melakukan pendataan terhadap para korban yang melapor. Termasuk mengklasifikasikan besaran kerugian yang di alami para korban.

‎”Langkah ini di lakukan sebagai bagian dari proses awal penanganan perkara guna memperoleh gambaran utuh terkait dugaan pelanggaran hukum yang berkaitan dengan aplikasi MBA,” ujarnya kepada sejumlah wartawan.

‎Pihanya juga akan meminta keterangan terhadap sejumlah saksi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

‎”Saat ini kami tengah berkoordinasi dengan Subdirektorat 2 Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat. Khususnya unit Financial Monitoring and Development (Fismondev),” katanya.

Rencananya pihak Fismondev Ditreskrimsus akan meminta keterangan terhadap anggota aplikasi MBA yang berada di wilayah Pangandaran guna mendalami kasus tersebut.

BACA JUGA:

Investasi Bodong MBAstrack Tipu Ribuan Warga Pangandaran

‎Sebelumnya, kasus aplikasi MBA mencuat setelah banyak anggota mengeluhkan kendala penarikan dana dari aplikasi tersebut.

Hingga kini, kepolisian masih terus melakukan pengumpulan data dan pendalaman untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

‎Kapolres Pangandaran mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran investasi berbasis aplikasi.

Pastikan dulu legalitasnya sebelum bergabung serta segera melapor ke pihak kepolisian apabila merasa di rugikan.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru