spot_img
Minggu 8 Februari 2026
spot_img

Aktivitas Warga di Stasiun Kereta Api Rajapolah Tasikmalaya

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Saat Minggu pagi, Stasiun Kereta Api Rajapolah. Menjadi salah satu tempat tujuan bagi warga setelah maupun sebelum melakukan aktivitas berolahraga.

Stasiun Kereta Api Rajapolah lokasinya berada di wilayah Desa Manggungjaya Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya. Dan sekitar 30 meter aksesnya dari jalan nasional.

Keberadaannya sangat strategis, maka Stasiun Kereta Api Rajapolah juga menjadi tempat warga untuk nongkrong dan istrirahat ketika sudah melakukan aktivitas olahraga.

Baca Juga: SBY Pernah Berkunjung ke Sentra Kerajinan Rajapolah Tasikmalaya

“Sejak dulu Stasiun Kereta Api Rajapolah ramai setiap hari minggu, karena warga melakukan aktivitas berolahraga,” ungkap Beril warga Kecamatan Rajapolah, Minggu (8/2/2026).

Menurutnya, ruang publik yang strategis lokasinya untuk nongkrong dan aktivitas olahraga masyarakat antara lain Stasiun Kereta Api Rajapolah.

“Banyak pelajar juga yang berolahraga pada saat libur tiba, di Stasiun Kereta Api Rajapolah. Kita bisa beli sarapan seperti bubur ayam dan kupat tahu,” jelasnya.

Jalan di sekitar lokasi Stasiun Kereta Api Rajapolah, lanjut dia, suasananya tidak terlalu ramai oleh kendaraan. Itu, menjadi dasar banyak warga untuk melakukan olahraga atau nongkrong.

“Kendaraannya tidak begitu ramai, jadi nyaman untuk aktivitas olahraga. Dan kita bisa joging memutar hingga Cihaurbeuti Ciamis. Dan Stasiun Kereta Api Rajapolah akhir dari joging,” tuturnya.

Wakil Ketua DPR RI

Belum lama ini, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Bidang Industri dan Pembangunan, Saan Mustofa mendorong Kereta Api jalur selatan untuk bisa berhenti di Stasiun Rajapolah.

Baca Juga: Longsor di Jalur Tasikmalaya–Garut, Lalu Lintas Lumpuh

“Keberadaan stasiun Rajapolah sangat strategis berdekatan dengan wilayah Kabupaten Garut dan Kabupaten Ciamis. Jadi dapat memudahkan akses transportasi masyarakat lintas daerah,” ungkap Saan Mustofa saat berkunjung ke Stasiun Rajapolah Tasikmalaya, Jumat (6/2/2026).

Saan mengatakan, bahwa, Rajapolah sebagai sentra UMKM dan ekonomi kreatif yang jelas memiliki nilai historis. Selain itu, sektor pariwisata di Kabupaten Tasikmalaya dengan kaya sumber daya alam.

“Dengan Kereta Api bisa berhenti di Stasiun Rajapolah, tentu saya berharap geliat UMKM dan ekonomi kreatif di Rajapolah dapat kembali hidup dan berkembang,” tegas politisi Partai NasDem ini.

(Nanang Yudi)

spot_img

Berita Terbaru

Lewat ke baris perkakas