spot_img
Minggu 8 Februari 2026
spot_img

Dikritik Masyarakat, Kades Wangunjaya Garut Bilang Begini

GARUT, FOKUSJabar.id: Beberapa waktu yang lalu, sejumlah masyarakat Desa Wangunjaya Kecamatan Pakenjeng Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar) menyampaikan aspirasi  terkait tata kelola keuangan dan program pembangunan.

Selain itu, mereka juga berharap pelaksanaan pembangunan Desa Wangunjaya tahun 2026 dan 2027 melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat.

BACA JUGA:

Wanaraja dan Karangpawitan Terdampak Hujan Deras di Garut

Kepala Desa Wangunjaya, Dadang Sutisna membenarkan adanya aspirasi dari sebagian warga. Mereka bertanya tentang proses pelaksanaan pembangunan desa Tahun Anggaran 2025.

Dia menilai positif semua aspirasi yang di sampaikan masyarakat. Menurutnya, harapan dan tujuan mereka merupakan bentuk kecintaan dan kepedulian terhadap kemajuan Desa Wangunjaya.

“Masyarakat ingin ada kegiatan pembangunan yang signifikan di tahun 2026-2027,” kata Dadang.

Kepala Desa Wangunjaya mengaku, dalam merealisasikan APBDes 2025 terdapat sejumlah kendala teknis. Meski demikian, semua program sudah terlaksana.

“Alhamdulillah, semua kegiatan APBDes 2025 sudah di realisasikan,” unhkapnya.

Pihaknya berkomitment dan fokus pada berbagai program pembangunan desa dan pelayanan masyarakat dengan segala keterbatasan.

“Kami bersama lembaga desa bekerja keras dan berusaha maksimal melaksanakan proses pembagunan APBDes,” imbuhnya.

“Kami hargai semua aspirasi maupun kritik warga untuk kemajuan Desa Wangunjaya,” Dadang menambahkan.

Dia juga mengpresiasi dan memberikan penghargaan kepada perangkat desa, Ketua RT/RW, Kader PKK, Posyandu, pengelola BUMDes, MUI, pemuda, lembaga desadan warga yang pro aktif serta bekerja sama dalam membantu tugas Pemdes.

BACA JUGA:

Buah Cinta SPPG Sukaluyu 2 Garut Siap Manjakan 1.500 Penerima Manfaat MBG

Menurutnya, semua masukan warga sebagai pendorong pembangunan desa dan bahan evaluasi untuk proses pembangunan yang lebih baik.

Dadang Sutisna memastikan, tata kelola pemerintahan dan keuangan selalu di awasi oleh lembaga berkompeten. Baik secara internal maupun eksternal.

Dia menyebut, kegiatan pembangunan jalan dan BUMDes telah di audit oleh Inspektorat

Dadang mengajak masyarakat agar menjaga kerukunan, keamanan, ketertiban serta kebersihan lingkungan.

Tak hanya itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam menerima berbagai informasi yang beredar di media sosial.

“Kita harus mencerna secara arif dan bijaksana ketika menerima informasi dari medsos. Hindari konten-konten tendensius, propokatif serta konten negatif demi kebaikan semua. Mari bersama-sama membangun desa Wangunjaya,” tutup Dadang Sutisna.

(Bambang Fouristian)

spot_img

Berita Terbaru