BANJAR, FOKUSJabar.id: Hujan deras di sertai angin kencang mengakibatkan pohon berukuran besar tumbang, dan menimpa rumah milik warga bernama Dede Popon. Dusun Cibentang RT 22 RW 09, Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Rabu (4/2/2026) kemarin.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar melalui Tim Unit Reaksi Cepat (URC). Langsung melakukan penanganan darurat di lokasi kejadian.
Peristiwa pohon tumbang terjadi sekitar pukul 16.57 WIB, setelah wilayah Kota Banjar dan sekitarnya. Di guyur hujan deras di sertai angin kencang.
Baca Juga: ASN Banjar Diduga Terlibat Penggelapan Dana BPJS Rp187 Juta
Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, kejadian ini mengakibatkan kerusakan pada bagian atap. Serta struktur bangunan rumah warga yang tertimpa.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar, Ruhimat, mengatakan pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan dari masyarakat. Tim URC segera untuk memastikan kondisi lokasi aman serta meminimalkan risiko lanjutan.
“Begitu menerima laporan dari warga, kami langsung menurunkan Tim URC ke lokasi kejadian. Fokus utama kami adalah keselamatan warga dan mengantisipasi potensi bahaya lanjutan akibat cuaca ekstrem,” ujarnya.
Tim Gabungan
Di lokasi kejadian, tim gabungan melakukan evakuasi batang pohon menggunakan gergaji mesin. Petugas juga membersihkan material sisa reruntuhan berupa batang, ranting, dan dahan pohon yang menimpa rumah warga.
“Upaya tersebut di lakukan untuk mengurangi beban bangunan, memastikan keamanan penghuni rumah. Serta memulihkan kondisi lingkungan agar kembali aman dan bersih,” kata Ruhimat.
Baca Juga: SAPMA PP dan GMNI Desak DPRD Banjar Benahi Sistem Pengelolaan Sampah
Ruhimat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi. Ia juga menekankan pentingnya peran aktif warga dalam upaya pencegahan.
“Kami mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada aparat setempat atau BPBD. Apabila menemukan pohon rawan tumbang atau potensi bahaya lainnya agar dapat di tangani lebih awal,” ungkap Ruhimat.
Penanganan bencana melibatkan berbagai unsur, antara lain BPBD Kota Banjar, TNI, Polri, Tri Bina Desa Mekarharja, UPTD Penanggulangan Kebakaran. Palang Merah Indonesia (PMI), aparat desa, serta partisipasi aktif masyarakat setempat melalui kegiatan gotong royong.
(Agus Purwadi)


