TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Alun-alun Kota Tasikmalaya menjadi tempat favorit bagi masyarakat untuk melakukan aktivitas olahraga seperti lari atau joging track.
Selain itu, nampak juga anak-anak yang sedang bermain sepakbola di area Alun-alun Kota Tasikmalaya. Suasananya begitu di penuhi dengan kegembiraan dan candaan.
Ada juga anak-anak yang bermain otoped dengan mengitari area alun-alun yang berada di jalan Otto Iskandardinata, Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang.
Baca Juga: Penampakan Tembok Rusak di Alun-alun Kota Tasikmalaya
Hanya saja, fasilitas di area Alun-alun Kota Tasikmalaya seperti tidak terawat. Antara lain, tembok rusak juga catnya yang sudah pudar, ubin banyak mengelupas dan tempat buang sampah sebagian hilang.
Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya, Asep Goparullah saat di konfirmasi terkait anggaran pemeliharaan area Alun-alun Kota Tasikmalaya?. Dia mengatakan akan kroscek dulu ke Dinas Lingkungan Hidup.
“Mohon maaf, harus di cek dulu ke Dinas LH,” jawab Asep Goparullah melalui pesan WhatAap, Minggu (1/2/2026).
Sebelumnya, Aktivis Eksponen 96, Dadi Abidarda mempertanyakan terkait Alun-alun Kota Tasikmalaya apakah kewenangannya ada di Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Dulu alun-alun di bangun oleh pemkab Tasikmalaya, anggarannya bisa jadi dari Provinsi, tapi ini ikon Kota Tasikmalaya semestinya harus di rawat,” ungkap Dadi Abidarda.
Sebelumnya, Alun-alun Kota Tasikmalaya, menurut Dadi Abidarda, seharusnya areanya tertata rapi dan lingkungannya selalu bersih, asri dan indah mempesona.
“Intinya menurut hemat saya bahwa alun alun adalah wajah dari Pemerintah Kota Tasikmalaya yang sudah semestinya dapat perhatian penuh,” ungkap Dadi Abidarda.
Pemeliharaan Alun-alun
Perhatian tersebut, lanjut Dadi, yaitu baik dari sisi optimalisasi estitika bangunan, atau paling tidak dari aspek pemeliharaan Alun-alun Kota Tasikmalaya.
“Dan yang menjadi pertanyaannya adalah, apakah ada anggaran pada tahun 2026 dari Pemkot yang peruntukannya untuk Alun-alun Kota Tasikmalaya?,” tanya Dadi Abidarda.
Minimal, kata Dadi, anggaran tersebut untuk pemeliharaan bangunan atau fasilitas Alun-alun Kota Tasikmalaya secara keseluruhan.
Baca Juga: Alun-alun Kota Tasikmalaya Seperti Tak Terurus?
“Dan dari sisi manfaatnya sudah jelas sangat produktif untuk sarana bermain juga kegiatan olahraga bagi masyarakat,” ujarnya.
Alun-alun yang merupakan ikon Kota Tasikmalaya, kata Dadi, seharusnya menjadi kewajiban Pemkot Tasikmalaya untuk memperindah dan memelihara dengan baik, supaya jadi kebanggaan masyarakat.
“Alun-alun Kota Tasikmalaya, lokasinya sangat strategis berada di pusat kota. Kalau rapih, bersih dan indah kan enak di lihatnya, karena ini wajah pemkot Tasikmalaya juga. Bersih dan tidaknya alun-alun bisa menjadi ciri pemimpinnya,” tegasnya.
(Nanang Yudi)


