TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Wakil Wali Kota Tasikmalaya Jawa Barat (Jabar), Dicky Candra Negara terus mendorong potensi daerah untuk di kembangkan. Salah satunya, pengembangan pertanian Cabai di Kampung Pasir Angin Cibunigeulis Kecamatan Bungursari.
Dukungan lahan serta ketersediaan sumber daya air yang mencukupi, menjadikan Bungursari menyimpan potensi di sektor pertanian.
BACA JUGA:
SPPG Cinta Abadi 1 Hadir di Tasikmalaya, Dapur Gizi Megah Berstandar Premium
Tak hanya pertanian, perikanan pun menjadi potensi yang akan di kembangkan di Kecamatan Bungursari.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Wakil Wali Kota Tasikmalaya menghadiri panen cabai bersama petani milenial Kelompok Tani Pasir Angin Cibunigeulis.
Dicky Candra mengaku kagum dan bangga. Dia juga mengapresiasi para petani milenial yang ada di Cibunigeulis yang telah sukses menekuni dunia pertanian.
“Saya bangga melihat petani milenial di sini. Mereka mau terjun ke dunia pertanian Cabai. Padahal jarang sekali anak-anak muda yang mau bertani. Kita sangat mengapresiasi langkah positif Mereka,” kata Dia.
Menurut Dicky, petani milenial menjadi aset bangsa dan sebagai harapan baru dalam menggerakkan pertumbuhan perekonomian lokal.
“Kita harus dorong supaya mereka terus berkarya di sektor pertanian. Kita perlu memberikan ruang dan pengembangan bagi penyuluh pertanian dan anak-anak muda untuk berinovasi dalam mengembangkan pertanian,” ungkapnya.
Wakil Wali Kota Tasikmalaya berjanji akan mencari peluang dan upaya untuk pengembangan sektor pertanian. Baik melalui pendanaan pemerintah maupun pihak-pihak lain demi kemajuan sektor pertanian. Khususnya Cabai yang saat ini memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan.
BACA JUGA:
Kota Tasikmalaya Raih Penghargaan Prestisius UHC Award 2026
“Dunia pertanian menjadi salah satu sektor unggulan di Tasikmalaya yang dapat mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat. Karenanya perlu mendapat dukungan serius agar pengembangan sektor ini terus berkelanjutan,” katanya.
“Tidak hanya pertanian Cabai yang perlu kita kembangkan di sini. Namun jagung, tomat dan lele juga perlu di kembangkan karena potensinya cukup bagus,” ucap Dicky.
Dia mengatakan, kehadirannya di acara panen cabai sebagai bentuk dukungan dan memotivasi bagi anak-anak muda lainnya untuk terus mengembangkan sektor pertanian.
“Saya berharap anak-anak muda di Kota Tasikmalaya terus mau menekuni dan terjun ke dunia pertanian. Sehingga semakin maju dan berkembang. Alhasil, kita mampu menjadi daerah swasembada pangan,” katanya.
Petani milenial asal Cibunigeulis, Indra mengungkapkan awal mula tertarik terjun ke dunia pertanian.
“Awalnya menggarap lahan milik bapak Saya dengan menanam Cabai. Karena saat itu harganya cukup mahal,” ungkap Indra.
BACA JUGA:
30 Usulan Prioritas Muncul dari Musrenbang Kelurahan Kahuripan Kota Tasikmalaya
Setahun berjalan, Indra di bantu temannya berkebun Cabai. Selain di lahan milik orangtuanya, Dia juga menyewa lahan agar lahan garapan semakin luas.
Dia berharap ada perhatian khusus dari pemerintah. Terutama masalah pupuk.
(Seda)


