TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Suasana khidmat dan penuh keberkahan menyelimuti Pondok Pesantren Hidayatul Ulum Awipari, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Selasa malam (27/1/2026). Ribuan santri, alumni, serta masyarakat umum memadati area pesantren untuk mengikuti Haul ke-18 almarhum KH Ahmaji yang dirangkaikan dengan Reuni Ikatan Silaturahmi Alumni Hidayatul Ulum (ISLAH) ke-50.
Momentum ini tak sekadar menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga mencerminkan kuatnya ikatan batin antara guru dan murid yang tetap terjaga meski sang kiai telah wafat. Kebersamaan yang terjalin dalam suasana religius tersebut menjadi pengingat akan nilai-nilai keilmuan dan keteladanan yang diwariskan KH Ahmaji.
Baca Juga: 30 Usulan Prioritas Muncul dari Musrenbang Kelurahan Kahuripan Kota Tasikmalaya
Ziarah Akbar, Mengalirkan Doa dan Rasa Cinta
Rangkaian kegiatan haul mulai sejak siang hari dengan ziarah akbar ke maqbarah almarhum KH Ahmaji. Ribuan jamaah memadati area pemakaman, melantunkan tahlil dan doa sebagai ungkapan cinta serta penghormatan kepada sosok ulama kharismatik tersebut.
Ketua Panitia Pelaksana yang juga Pimpinan Pesantren Riyadul Mutaalimin Manonjaya, KH Yana Maosul Millah, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan haul tahun ini.
“Alhamdulillah, Haul ke-18 KH Ahmaji berjalan lancar. Antusiasme alumni dari berbagai daerah di Jawa Barat sangat luar biasa. Ini bukti kecintaan yang tidak pernah pudar kepada guru kita,” ujarnya.
Reuni 50 Tahun ISLAH, Meneguhkan Ukhuwah Alumni
Tahun 2026 menjadi momen istimewa bagi keluarga besar Hidayatul Ulum, karena bertepatan dengan usia emas 50 tahun organisasi alumni ISLAH. Para alumni datang tak hanya dari Tasikmalaya, tetapi juga dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Kehadiran santri dari pesantren-pesantren sekitar Cibeureum, termasuk pesantren cabang, semakin menambah semarak acara. Lautan sarung dan peci yang memenuhi halaman pesantren menghadirkan pemandangan religius yang menyejukkan hati.
Pengajian Akbar, Penutup Penuh Hikmah
Puncak acara haul beriringani dengan Pengajian Akbar yang menghadirkan dua ulama ternama sebagai penceramah utama, yakni KH Aziz Apandi selaku Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda dan KH Nonop Hanafi, Pimpinan Pesantren Miftahul Huda 2 Bayasari, Ciamis.
Kehadiran kedua tokoh tersebut memberikan suntikan spiritual bagi para alumni dan jamaah, sekaligus menguatkan komitmen untuk terus mengamalkan nilai-nilai pesantren dalam kehidupan bermasyarakat.
Menutup rangkaian kegiatan, KH Yana Maosul Millah menyampaikan harapannya agar haul dan reuni alumni ke depan dapat terselenggara lebih semarak dan solid.
“Semoga di tahun-tahun mendatang, kebersamaan ini semakin kuat. Saya berharap seluruh alumni di berbagai koordinator wilayah dan para simpatisan terus menjaga kekompakan untuk menyukseskan reuni-reuni berikutnya,” pungkasnya.
(Abdul)


