spot_img
Rabu 28 Januari 2026
spot_img

Penjelasan Sekretaris Disdik Ciamis Soal Tes Kemampuan Akademik

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Sekretaris Disdik Ciamis Jawa Barat (Jabar), Muharam Ahmad Zajuli memberikan penjelasan terkait pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang di terapkan di sejumlah satuan pendidikan.

Menurut Dia, TKA bukan ujian kelulusan. Melainkan instrumen pemetaan mutu pendidikan.

BACA JUGA:

Satgas MBG Ciamis Perketat Standar Dapur Sehat Program Makan Bergizi Gratis

TKA merupakan evaluasi untuk mengukur capaian kemampuan akademik siswa. Khususnya pada mata pelajaran inti. Seperti literasi dan numerasi.

Tujuan TKA, untuk mengetahui sejauh mana pemahaman dan kemampuan berpikir siswa, bukan sekadar menguji hafalan.

Muharam mengatakan, penerapan TKA menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan berbasis data. Hasil TKA di gunakan untuk melihat kekuatan dan kelemahan pembelajaran di sekolah. Sekaligus menjadi dasar perbaikan ke depan.

“TKA tidak menentukan kelulusan siswa. Ini murni sebagai alat evaluasi dan pemetaan mutu pendidikan. Dengan begitu, pembelajaran di sekolah semakin berkualitas,” katanya, Rabu (28/1/2026).

Dia menyebut, TKA di ikuti oleh peserta didik jenjang SD/MI dan SMP/MTs. Pelaksanaannya di sesuaikan dengan kebijakan pemerintah pusat dan arahan Dinas Pendidikan.

“Pelaksanaan TKA di lakukan di sekolah masing-masing. Umumnya berbasis komputer atau menyesuaikan dengan sarana prasarana yang tersedia,” ungkap Muharam.

BACA JUGA:

Harga “Cabe-cabean” di Pasar Manis Ciamis Bikin Miris

Adapun kompetensi yang di nilai, Literasi (Bahasa Indonesia), Numerasi (Matematika). Penilaian di fokuskan pada kemampuan memahami konsep, berpikir logis dan memecahkan masalah.

Disdik Ciamis memanfaatkan hasil TKA sebagai bahan analisis untuk menyusun program peningkatan mutu pembelajaran, meningkatkan kompetensi guru.

Selain itu, memberikan pendampingan kepada sekolah yang membutuhkan serta menyusun kebijakan pendidikan daerah berbasis data.

Disdik Ciamis juga mengimbau siswa agar mengikuti TKA dengan tenang dan percaya diri serta meminta orangtua untuk tidak memberikan tekanan berlebihan.

“TKA adalah sarana evaluasi bersama. Bukan sesuatu yang harus di takuti. Tujuannya demi kemajuan pendidikan dan masa depan anak-anak kita,” pungkasnya.

(Nank Irawan)

spot_img

Berita Terbaru