PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Sebuah bangunan rumah semi permanen milik nek Dinem (81) warga Sidamulya RT 01/08, Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran roboh di terjang angin kencang Sabtu, (241/2026).
Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Hanya saja, nek Dinem mengalami kerugian puluhan juta rupiah lantaran kondisi rumah rata dengan tanah.
Kepala Desa Ciganjeng, Imang Wardiman membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dia mengaku mendapat laporan langsung dari warga setempat.
Baca Juga: Inilah Karya Dari Panglima TNI Bagi Masyarakat Cijulang Pangandaran
“Iya benar. Saya mendapat laporan dari warga. Jadi, angin kencang robohkan satu rumah warga di blok Sidomulyo. Semua bangunan rumah roboh,” kata Imang kepada wartawan.
Imang mengaku sudah melihat langsung dan melaporkan kejadian rontoknya rumah nek Dinem ke pihak BPBD Pangandaran. Dia juga sudah melakukan asesmen.
“Saat ini pemilik rumah di evakuasi di rumah keluarganya,” tambahnya.
Baca Juga: Ikon Baru Kabupaten Pangandaran Berada di Cijulang, Apa Saja?
Menurut Imang, fenomena angin kencang sudah terjadi beberapa hari terakhir. Namun peristiwa angin kencang kali ini sangat dahsyat, sehingga merusak sebagian rumah warga di wilayahnya.
Melihat kejadian tersebut, Imang menghimbau kepada seluruh masyarakat Desa Ciganjeng agar lebih waspada, mengingat angin kencangasih berlangsung hingga saat ini.
“Hindari berada di dekat pohon yang besar. Kalau berpotensi membahayakan, agar segera di tebang,” pungkasnya.
(Sajidin)


