spot_img
Sabtu 24 Januari 2026
spot_img

Panji Petualang Takjub pada Hartono Soekwanto, Juara Dunia Koi yang Hidup Menyatu dengan Alam

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kecintaan pada alam dan satwa menyatukan dua sosok dengan latar belakang berbeda. Muhammad Panji, kreator konten yang terkenal dengan nama Panji Petualang takjub oleh gaya hidup Hartono Soekwanto, penghobi ikan koi asal Bandung yang namanya pernah harum sebagai juara dunia kontes koi di Jepang.

Kekaguman itu muncul saat Panji mengunjungi kediaman Hartono, Sabtu (24/1/2026). Bukan sekadar rumah, hunian tersebut tampil layaknya oase hijau di tengah kota. Puluhan pohon besar berdiri di hampir setiap sudut, menciptakan suasana sejuk tanpa bantuan pendingin udara.

Baca Juga: Gubernur Jabar: Warga di Lokasi Longsor KBB Segera Direlokasi

“Ini rumah tapi rasanya seperti berada di alam terbuka. Tidak pakai AC, tapi adem. Om Hartono benar-benar memberi contoh bagaimana manusia bisa hidup berdampingan dengan alam,” ujar Panji usai kunjungan.

Di balik deretan kolam koi yang tertata rapi, Panji semakin kagum ketika mengetahui bahwa sejumlah pohon besar di rumah tersebut didatangkan langsung dari Pulau Madura untuk ditanam ulang. Upaya itu, menurut Panji, mencerminkan keseriusan Hartono dalam menjaga keseimbangan lingkungan, bukan sekadar estetika.

Keseriusan Hartono Menjaga Keseimbangan Lingkungan Bukan Sekadar Estetika

Inspirasi yang ia dapatkan mendorong Panji untuk mengangkat sosok Hartono ke dalam konten media sosialnya. Ia berharap, pesan tentang kepedulian lingkungan dan pemanfaatan alam secara bijak dapat menjangkau lebih banyak orang.

Tak hanya terkenal sebagai kolektor koi kelas dunia, Hartono juga menuai pujian karena kepeduliannya kepada masyarakat. Ia tercatat menebarkan ribuan ikan koi berkualitas ke Situ Cipanten, Kabupaten Majalengka, sebagai bentuk kontribusi terhadap lingkungan sekaligus pengembangan destinasi wisata.

Sebanyak 2.165 ekor koi dilepas ke perairan tersebut, terdiri dari 2.000 ekor koi pilihan bernilai jutaan rupiah per ekor serta 165 ekor koi indukan super premium dengan harga fantastis, bahkan ada yang setara mobil mewah, mencapai Rp350 juta per ekor. Koi-koi tersebut berasal dari berbagai jenis unggulan, seperti Kawarimono, Hiutsuri, hingga Mix Gosanke.

Aksi tersebut langsung berdampak positif. Situ Cipanten kini mendapat banyak pengunjung yang ingin melihat langsung keindahan ribuan koi berkelas dunia. Dengan dukungan tujuh sumber mata air alami, Hartono optimistis ikan-ikan tersebut dapat tumbuh sehat dan menjadi daya tarik jangka panjang.

“Memelihara koi bukan hanya soal hobi atau prestasi, tapi bagaimana keberadaannya juga bisa memberi manfaat bagi banyak orang,” ujarnya.

spot_img

Berita Terbaru