spot_img
Kamis 22 Januari 2026
spot_img

Pemkot Tasikmalaya Ajak IPPAT dan INI Perkuat Peran dalam Kepastian Hukum

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Suasana santai namun sarat makna mewarnai kegiatan coffee morning yang digelar keluarga besar Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) bersama Ikatan Notaris Indonesia (INI) Pengurus Daerah Kota Tasikmalaya, Kamis (22/1/2026). Agenda ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam meningkatkan profesionalisme pelayanan kepada masyarakat.

Berlokasi di halaman Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tasikmalaya, kegiatan tersebut dibuka oleh Staf Ahli Wali Kota Tasikmalaya Uus Supangat. Hadir pula sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala Bapenda Hadi Riyadi, Wakil Ketua DPRD Wahid, Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto, Danlanud Wiriadinata Letkol Pnb Al Izar Inosanto, Dandim 0612 Tasikmalaya Letkol CZI Imvan Ibrahim, Ketua INI Soni Indrasena, Ketua REI, pimpinan perbankan, serta tamu undangan lainnya.

Baca Juga: LSM Fordem Soroti Layanan RSUD Tasikmalaya, DPRD Turun Tangan

Tak hanya dialog formal, panitia juga menyuguhkan beragam kuliner khas Tasikmalaya seperti bakso, es cincau, lengko, bubur ayam, kopi, jajanan pasar, hingga buah-buahan yang dapat dinikmati gratis oleh seluruh peserta, menambah keakraban suasana.

Dalam sambutannya, Uus Supangat menegaskan bahwa coffee morning ini bukan sekadar ajang temu ramah. Melainkan wadah silaturahmi dan penguatan komunikasi antara unsur Forkopimda dengan para notaris dan PPAT di Kota Tasikmalaya.

“Tujuan utamanya adalah memperkuat sinergi dan kolaborasi untuk bersama-sama membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Uus.

Ia menilai peran notaris dan PPAT sangat strategis, tidak hanya dalam memberikan kepastian hukum. Tetapi juga berkontribusi langsung terhadap peningkatan pendapatan daerah melalui pencatatan dan legalitas objek-objek pajak.

“Bayangkan jika tidak ada pencatatan yang tertib dalam akta tanah, hibah, jual beli, maupun legalitas usaha. Potensi konflik dan sengketa tentu akan meningkat,” jelasnya.

Komunikasi Lintas Sektor

Uus juga menekankan,komunikasi lintas sektor seperti ini penting untuk melahirkan kebijakan yang lebih tepat sasaran. Kemudian juga melahirkan kebijakan implementatif, dan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat. Ia menyebutkan tiga sektor utama yang terus menjadi perhatian pemerintah daerah, yakni pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

Sementara itu, Ketua IPPAT Daerah Tasikmalaya Dr. Nia Trisnawati menegaskan profesionalisme, integritas, dan kepatuhan terhadap hukum merupakan prinsip utama dalam menjalankan profesi notaris dan PPAT.

“Kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus komunikasi yang konstruktif dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Menurut Nia, IPPAT dan INI berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi anggotanya. Tujuannya agar mampu menghadirkan akta otentik yang sah dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

“Kami hadir untuk membantu masyarakat memperoleh legalitas resmi atas aset yang mereke miliki. Serta mendorong tertib administrasi pertanahan, yang pada akhirnya juga berdampak pada peningkatan pendapatan daerah,” pungkasnya.

Dialog dan diskusi ringan yang berlangsung hangat menutup kegiatan coffee morning. Kegiatan tersebut memperlihatkan semangat kebersamaan dan kolaborasi antara IPPAT, INI, pemerintah daerah, serta seluruh mitra kerja di Kota Tasikmalaya.

(Seda)

spot_img

Berita Terbaru