CIAMIS, FOKUSJabar.id: Sejak dulu hingga kini Dusun Citapen Kolot Desa Sukajaya Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar) tidak pernah di masuki orang jahat atau maling.
Konon, wilayah Dusun Citapen Kolot di jaga dua Harimau berukuran besar.
BACA JUGA:
Alun-alun Ciamis Jadi Pusat Dakwah Pesantren Ortodok pada Peringatan Isra Mi’raj
Menurut cerita yang berkembang dari mulut ke mulut, kedua Harimau gaib tersebut merupakan Panglima pasukan zaman kerajaan Galuh bernama Singdarapa dan Wangsadarapa.
Singdarapa dan Wangsadarapa mengamankan wilayah itu sejak ratusan tahun lalu.
Keduanya merupakan panglima perang Raja Galuh semasa Eyang Sanggabuana seorang leluhur yang pertama kali membuka kawasan Citapen kolot.

Tokoh masyarakat Dusun Citapen Kolot, Dasta (71) mengisahkan, patilasan atau tetenger Eyang Sanggabuana saat ini keberadaannya terawat dengan baik.
Hal itu sebagai bukti bahwa warga di lokasi itu sangat menghormati jasa-jasanya semasa hidupnya.
“Patilasan Eyang Sanggabuana saat ini masih ada. Dan lokasinya berada tepat di bawah pohon Angsana,” katanya, Selasa (20/1/2026).
Menurut Dasta, selain patilasan Eyang Sanggabuana, di lokasi itu ada juga makam Eyang Mulyasakti dan Ratu Imamahdi.
Warga Dusun Citapen Kolot merawat dan menjaga kelestarian makam=makam tersebut.
“Mereka itu sangat berjasa bagi kami di sini. Sehingga Kampung ini ramai dan tetap aman sampai sekarang,” ungkap Dasta.
BACA JUGA:
Minyakita Menghilang dari Pasar, Pemda Ciamis Dorong Peran Bulog
Dia menyebut, pernah pada suatu waktu wilayah Citapen Kolot kemasukan maling yang berusaha membawa kabur sepeda motor milik warga.
Namun si maling tidak berhasil membawa kabur keluar wilayah Citapen Kolot. Pencuri itu ketakutan saat melihat seekor Harimau seukuran jalan yang akan dilewati pencuri. Alhasil, sepeda motor itu ditinggalkan.
“Setelah pencuri itu berhasil ditangkap, Dia mengaku meninggalkan sepeda motor curiannya karena di tengah jalan perbatasan Dusun Citapen Kolot dicegat sosok Harimau besar,” pungkasnya.
(Husen Maharaja)


