spot_img
Selasa 20 Januari 2026
spot_img

Wapres Gibran  Rakabuming Beli Bawang Daun di Pasar Cikurubuk 2 Kg 

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Suasana Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya Jawa Barat (Jabar), Selasa (20/1/2026) pagi tidak seperti biasanya.

Riuh rendah suara tawar-menawar seketika berubah menjadi gemuruh antusiasme.

BACA JUGA:

Lebih dari 1.000 Kios Tutup, Pasar Cikurubuk Tasikmalaya di Ambang Krisis

Di antara tumpukan sayur segar dan aroma khas pasar tradisional, sesosok figur muda melangkah dengan rendah hati. Dia adalah Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka.

Kunjungan perdana Wapres ke Kota Tasikmalaya ini bukan sekadar seremoni protokol belaka. Bagi para pedagang kecil, kehadiran Gibran adalah titisan harapan yang mewujud dalam jabat tangan dan bantuan nyata.

Salah satu momen paling menyentuh terjadi di kios milik Yeti Supiati. Penjual bawang daun ini tak kuasa menahan haru saat orang nomor dua di Indonesia itu berhenti tepat di depan dagangannya.

Bukan hanya menyapa, Gibran pun bertanya dengan detail mengenai harga dan kondisi stok. Puncaknya, Wapres membeli 2 kilogram bawang daun.

Namun, kejutan tak berhenti di situ. Di balik transaksi sederhana tersebut, sebuah amplop berisi Rp200 ribu berpindah tangan. Sebuah nilai yang jauh melampaui harga pasar sebesar Rp15 ribu per kg.

“Alhamdulillah, ini anugerah luar biasa. Semalam saya mimpi di beri uang. Ternyata hari ini Pak Gibran yang memberinya. Uang ini akan saya gunakan untuk modal jualan lagi,” ujar Yeti.

Membeli Dagangan, Mendengar Keluhan

Tak hanya Yeti, seorang pedagang kentang, Hendra juga merasakan hangatnya perhatian sang Wapres. Dengan gaya bicaranya yang tenang, Gibran menggali informasi mengenai rantai pasok barang pokok.

Hendra merasa dihargai bukan hanya sebagai pedagang. Tapi sebagai penggerak ekonomi akar rumput.

“Beliau tanya harga dan dari mana pasokan kentang ini. Saya bilang dari Dieng. Saya sangat senang bisa berdialog langsung. Semoga kedatangan beliau membawa berkah bagi pendapatan kami semua di Pasar Cikurubuk,” ungkap Hendra.

Sepanjang langkahnya di Pasar Cikurubuk, Gibran memborong berbagai kebutuhan pokok. Mulai dari tahu, kentang hingga daging dan sejumlah kebutuhan pokok lainya.

Namun yang lebih banyak “diborong” olehnya adalah hati warga Tasikmalaya.

BACA JUGA:

Besok, Wapres Gibran Rakabuning Raka Kunker ke Tasikmalaya

Dedeh, seorang pengunjung pasar mengaku bangga bisa bersalaman dan berbincang singkat.

“Orangnya ramah dan baik. Beliau sempat tanya saya belanja apa saja. Rasanya sangat dekat, tidak ada sekat,” tuturnya.

Secara strategis, kunjungan ke pasar tradisional seperti Cikurubuk menunjukkan fokus pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan dan mendengar langsung denyut nadi ekonomi rakyat.

Bagi warga Tasikmalaya, kehadiran Gibran yang langsung turun dari Lanud Wiriadinata menuju pasar adalah bukti bahwa pemimpin muda ini ingin memastikan “dapur” rakyat tetap ngebul.

Kunjungan ini meninggalkan pesan mendalam di balik angka-angka statistik ekonomi nasional, ada wajah-wajah seperti Yeti dan Hendra yang butuh didengar, didukung dan diberi ruang untuk terus berjuang.

(Latif)

spot_img

Berita Terbaru