spot_img
Senin 19 Januari 2026
spot_img

Cegah Kenakalan Remaja, Wawali Tasikmalaya Pilih Basket sebagai Solusi

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota Tasikmalaya memilih pendekatan berbeda dalam membentengi generasi muda dari ancaman pergaulan bebas dan narkoba. Alih-alih sekadar ceramah, solusi yang ditawarkan justru sederhana namun berdampak: membuka ruang olahraga dan kompetisi.

Pesan itu ditegaskan Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candra Negara, saat membuka turnamen basket, Senin (19/01/2026). Di hadapan para peserta dan penonton, ia menekankan bahwa olahraga menjadi sarana efektif untuk menyalurkan energi remaja ke arah yang positif.

Baca Juga: Lebih dari 1.000 Kios Tutup, Pasar Cikurubuk Tasikmalaya di Ambang Krisis

Menurut Diky Candra, lapangan basket bukan hanya tempat berkeringat, tetapi ruang pembentukan karakter. Melalui pertandingan, remaja dilatih disiplin, sportivitas, kerja sama tim, serta kemampuan bangkit dari kekalahan.

“Energi anak muda sangat besar. Kalau tidak diarahkan, dikhawatirkan bisa berujung pada tawuran, penyalahgunaan narkoba, atau perilaku negatif lainnya. Olahraga adalah salah satu cara paling sehat untuk mengarahkannya,” ujar Diky.

Ia menilai, turnamen olahraga yang rutin dan terarah dapat menjadi strategi pencegahan dini terhadap kenakalan remaja. Selain menyalurkan adrenalin secara sehat, kegiatan ini juga menciptakan lingkungan pertemanan yang positif dan memotivasi generasi muda untuk mengejar prestasi.

“Lewat basket, mereka belajar fokus pada tujuan, bahkan membuka peluang menjadi atlet yang bisa mengharumkan nama Tasikmalaya,” tambahnya.

Komitmen Pemkot Tasikmalaya

Diky Candra menegaskan, komitmen Pemkot Tasikmalaya dalam mendukung pengembangan olahraga akan terus diperkuat, baik di tingkat pelajar maupun komunitas. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa upaya ini membutuhkan peran bersama.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Panitia, sekolah, orang tua, dan komunitas harus menjadi satu tim. Kita ingin Tasikmalaya dikenal karena prestasi atletnya, bukan karena masalah sosial remajanya,” tegasnya.

Menutup kegiatan, Wawali Diky Candra juga mengajak para orang tua untuk memberi dukungan penuh terhadap minat anak-anak di bidang olahraga. Menurutnya, membiarkan anak aktif di lapangan jauh lebih baik daripada kehilangan arah di luar pengawasan.

“Biarkan mereka berlari, berkeringat, dan berkompetisi. Dari situlah lahir generasi yang sehat, tangguh, dan berdaya saing,” pungkasnya.

(Abdul)

spot_img

Berita Terbaru