BANDUNG, FOKUSJabar.id: PT KAI Daop 2 Bandung melakukan penyesuaian operasional. Termasuk pembatalan sejumlah perjalanan pada Senin (19/1/2026).
Hal itu menyusul jalur kereta api di wilayah Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta yang sebelumnya terhambat genangan air kini sudah mulai berangsur pulih.
BACA JUGA:
KAI Daop 2 Bandung Catat Ketepatan Waktu Keberangkatan Kereta Capai 99,68 Persen
Langkah tersebut di ambil sebagai bagian dari proses normalisasi dan penataan ulang rangkaian kereta api guna memastikan keselamatan serta keandalan perjalanan pasca-gangguan prasarana.
Manajer Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo menjelaskan, penanganan intensif terus di lakukan oleh petugas prasarana di titik terdampak.
Meski air telah surut, PT KAI perlu melakukan penataan sarana agar operasional kembali stabil.
“Kami melakukan penyesuaian operasional dan penataan rangkaian secara bertahap. Langkah ini krusial untuk menjamin keselamatan perjalanan dan pelayanan pelanggan tetap terjaga dengan baik,” kata Kuswardojo.
Sehubungan dengan proses penataan tersebut, terdapat tiga jadwal keberangkatan dari wilayah Daop 2 Bandung yang di batalkan.
Yakni, KA Papandayan (129) relasi Garut – Gambir (Berangkat Garut 12.40 WIB/Bandung 14.54 WIB).
KA Ciremai (173–172) relasi Bandung – Cikampek – Semarang Tawang (Berangkat Bandung 16.55 WIB).
KA Parahyangan (137) relasi Bandung – Gambir (Berangkat Bandung 13.05 WIB).
BACA JUGA:
PT KAI Daop 2 Bandung Salurkan Rp550 Juta untuk Dukung Ekosistem dan Pemberdayaan Masyarakat
PT KAI meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para calon penumpang. Sebagai bentuk tanggung jawab, pihaknya memberikan kompensasi penuh bagi pelanggan yang terdampak.
“KAI memberikan pengembalian bea tiket 100 persen (di luar bea pesan) kepada seluruh pelanggan yang perjalanannya dibatalkan,” ungkap Kuswardojo.
Proses pengembalian melalui, loket stasiun secara langsung, layanan online dan aplikasi Access by KAI serta Contact Center KAI 121.
Batas waktu pengajuan pengembalian adalah 7 x 24 jam sejak jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket.
PT KAI mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi terkini melalui kanal resmi perusahaan seiring upaya pemulihan total seluruh lintas operasional.
(Bambang Fouristian)


