BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pengusaha dan pegiat ikan koi nasional, Hartono Soekwanto, menyerahkan seekor ikan koi jenis Chagoi Ginrin kepada publik figur Irfan Hakim sebagai bagian dari upaya edukasi masyarakat tentang ikan koi berkualitas.
Penyerahan tersebut di lakukan dengan pertimbangan kuat terhadap peran Irfan sebagai figur publik yang memiliki jangkauan luas dan kediaman yang kerap di kunjungi banyak orang.
Baca Juga: Hartono Soekwanto Tebar Ikan Koi Asli Jepang ke Situ Cipanten Majalengka
Koi yang diberikan bukan koi biasa. Jenis Chagoi Ginrin dikenal di kalangan penghobi sebagai “koi monster” karena memiliki pertumbuhan sangat cepat, karakter jinak, serta potensi ukuran yang bisa menembus lebih dari satu meter.
Selain itu, sisik ginrin yang berkilau menjadikan koi ini memiliki nilai estetika dan edukatif tinggi.
Hartono Soekwanto menjelaskan, pemilihan Irfan Hakim sebagai penerima koi berdasarkan dari fungsi edukasi yang dapat berjalan secara alami.
“Irfan adalah publik figur. Banyak orang datang ke rumahnya. Dengan adanya koi ini, tamu-tamu bisa melihat langsung koi berkualitas, belajar tentang perawatan, pertumbuhan, dan filosofi koi. Edukasinya berjalan tanpa harus dibuat-buat,” ujar Hartono.
Menurut Hartono, kolam di kediaman Irfan Hakim sangat representatif untuk memelihara koi berukuran besar. Hal ini penting agar koi Chagoi Ginrin dapat tumbuh optimal sekaligus menjadi contoh nyata bagi masyarakat mengenai standar kolam dan sistem perawatan koi jumbo.
Varietas Koi Yellow dan Lemon Monkey
Selain Chagoi Ginrin, Hartono juga memperkenalkan varietas koi Yellow dan Lemon Monkey. Yakni jenis koi yang saat ini tengah menjadi tren di Jepang dan tergolong langka.
Dari varietas tersebut, satu ekor Hartono siapkan khusus untuk Irfan Hakim, sementara lainnya masih dalam tahap pengembangan dan perawatan lanjutan.
Irfan Hakim menyambut baik kepercayaan tersebut dan menegaskan komitmennya untuk merawat koi dengan serius. Serta menjadikannya sarana edukasi bagi para tamu yang berkunjung.
“Ini bukan hanya soal hobi, tapi juga edukasi. Koi mengajarkan kesabaran, ketelatenan, dan keseimbangan. Kalau orang datang dan bertanya, saya senang bisa berbagi,” ujar Irfan.
Kolaborasi antara Bos Koi dan figur publik ini sebagai langkah strategis dalam memperluas literasi ikan koi di Indonesia.
Melalui pendekatan edukatif dan figur yang tepat, ikan koi tidak hanya terlihat sebagai hobi eksklusif. Ttapi juga sebagai bagian dari budaya, seni, serta potensi ekonomi kreatif perikanan hias nasional.


