TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Suasana Minggu pagi di Kelurahan Sukanagara, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, tampak berbeda dari biasanya.
Ratusan warga tumpah ruah mengikuti kegiatan sosial bertajuk Gotong Royong Akbar sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Kegiatan yang di gelar, Minggu (18/1/2026) tersebut di isi dengan aksi penanaman pohon serta pembersihan aliran Sungai Cihideung.
Meski hujan deras mengguyur, semangat warga tidak surut. Mereka tetap bahu-membahu membersihkan sungai dari sampah dan melakukan pengerukan sedimentasi yang kerap menyebabkan genangan air.
Baca Juga: Semangat Baru Fatayat NU Kota Tasikmalaya, Siap Hadirkan Program Inovatif untuk Masyarakat
Aksi sosial ini turut di hadiri Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra, Ketua Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya Anang Safa’at, Camat Purbaratu Toni Kuswoyo, serta Lurah Sukanagara Hendih Junaedi.
Kegiatan juga melibatkan berbagai unsur, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup, BPBD, Dinas PUTR, Satpol PP, TNI, Polri, Tagana, Karang Taruna, hingga masyarakat umum.
Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra, mengapresiasi kekompakan dan antusiasme warga Sukanagara yang tetap solid meski cuaca tidak bersahabat.
“Warga di sini luar biasa kompak dan penuh semangat. Gotong royong menanam pohon dan membersihkan sungai ini membuktikan nilai kebersamaan di masyarakat masih terjaga dengan baik,” ujar Dicky, Minggu (18/1/2026).
Menurutnya, gerakan gotong royong akbar ini harus terus terpelihara sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan. Sekaligus menjaga warisan nilai sosial bagi generasi mendatang.
“Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Semangat seperti ini di harapkan bisa menular ke wilayah lain di Kota Tasikmalaya,” katanya.
Keterlibatan Anak-anak
Dicky juga mengaku bangga melihat keterlibatan anak-anak dalam kegiatan tersebut. Ia menilai, keterlibatan sejak dini dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dan hidup bergotong royong.
“Anak-anak yang ikut kegiatan ini akan terbiasa peduli lingkungan. Kemudian memahami bahwa kelestarian alam sangat berpengaruh terhadap kehidupan serta pencegahan bencana,” tambahnya.
Sementara itu, Lurah Sukanagara, Hendih Junaedi, menuturkan kegiatan ini merupakan gerakan bersama untuk merawat alam. Sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
“Gotong royong akbar ini menjadi simbol kepedulian kami terhadap lingkungan agar tetap lestari dan sehat untuk kehidupan ke depan,” ungkap Hendih.
Ia menegaskan, penanaman pohon merupakan investasi jangka panjang yang memberi banyak manfaat. Mulai dari penyediaan oksigen hingga pencegahan banjir dan longsor.
“Alam adalah sumber kehidupan. Ketika kita menjaga dan memberikan yang terbaik bagi alam, maka alam pun akan memberikan kebaikan bagi manusia,” pungkasnya.
(Seda)


