spot_img
Sabtu 17 Januari 2026
spot_img

Putri Karlina Ajak Perempuan Garut Perangi Pernikahan Dini

GARUT, FOKUSJabar.id: Wakil Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Putri Karlina menyebut, peran organisasi perempuan sangat penting dalam mengedukasi masyarakat. Baik terkait kesehatan hingga dampak sosial pernikahan dini.

Karenanya, Putri Karlina mengapresiasi terhadap Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Garut yang tetap aktif berorganisasi demi kemajuan kaum Hawa.

BACA JUGA:

Bupati Garut Fokus Perbaikan Infrastruktur Objek Wisata Darajat

Dia menyoroti tantangan sosial di wilayah pelosok Garut. Terutama mengenai maraknya pernikahan di bawah umur.

Putri Karlina fokusjabar.id
Putri Karlina saat menghadiri resepsi Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-97

Menurutnya, pernikahan dini bukanlah solusi. Namun potensi sumber masalah sosial dan kesehatan di masa depan.

“Kita yang punya pendidikan harus bisa memberdayai dan membersamai teman-teman yang mungkin masih ada kendala masalah sosial,” ungkapnya saat menghadiri resepsi Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-97 Tingkat Kabupaten Garut di Gedung Lasminingrat, Jalan Ahmad Yani.

Wabup Garut berpesan kepada para generasi muda. Khususnya perempuan untuk terus mengejar yang terbaik dari pendidikan dan pengalaman.

Selain itu, para ibu agar lebih memperhatikan pola asuh dan kesehatan reproduksi. Seperti rutin memeriksakan kehamilan ke Puskesmas dan mengatur jarak kelahiran sesuai program pemerintah.

BACA JUGA:

Bupati Garut Tinjau Kebun Mawar Situhapa

Pada kesempatan itu, GOW Kabupaten Garut menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi. Mereka menyalurkan bantuan bagi korban bencana banjir bandang di Sumatera.

Ketua GOW Kabupaten Garut, Diana Ratna Inten mengatakan, pihaknya telah menghimpun donasi untuk membantu pemulihan di wilayah terdampak.

Bantuan yang disalurkan difokuskan pada kebutuhan mendesak dan pembangunan infrastruktur jangka panjang. Di antaranya, bantuan sembako siap konsumsi, penyediaan sarana sekolah dan tempat ibadah.

Pembangunan Dapur Mandiri untuk kelompok rumah tangga, pengeboran sumur air bersih di titik krisis dan pembangunan jembatan darurat.

“Dukungan dari pemerintah daerah dan sinergi lintas sektor adalah kekuatan besar yang membuat PHI ke-97 semakin bermakna. Semoga kebersamaan ini terus kita jaga agar perempuan Garut semakin berdaya, berkarya dan menginspirasi serta menjadi bagian penting dalam mewujudkan generasi emas,” ungkapnya.

(Bambang Fouristian)

spot_img

Berita Terbaru