spot_img
Jumat 16 Januari 2026
spot_img

Menko AHY: Anggaran Pembangunan Rumah Terdampak Bencana Sumatera Rp8,2 M

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, bencana banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumbar dan Sumut mengakibatkan 238.783 rumah terdampak.

Hal tersebut AHY sampaikan dalam rapat koordinasi Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta.

BACA JUGA:

7 Objek Wisata di Labuan Bojo Ditutup karena Cuaca Ekstrem

“Total rumah terdampak banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumbar dan Sumur hingga 14 Januari 2026 ebanyak 238.783 unit,” ungkap AHY di kutip komas.com, Jumat (16/1/2026).

Menurut AHY, jumlah kerusakan terbanyak tercatat di Aceh.Yakni, 208.693 unit. Selanjutnya Sumatera Utara 24.294 unit dan Sumatera Barat 5.796 unit.

Pemerintah memperkirakan kebutuhan anggaran untuk pembangunan dan perbaikan rumah warga terdampak mencapai Rp 8,2 milyar.

“Sedangkan untuk alokasi atau estimasi dari anggaran yang dibutuhkan untuk infrastruktur dasar berdasarkan laporan Menteri PU sekitar Rp51,8 milyar,” ungkap Ketum Partai Demokrat.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari menyampaikan laporan terbaru jumlah korban meninggal dunia mencapai 1.189 orang

BNPB mencatat, jumlah korban meninggal dunia sebanyak 1.189 jiwa berdasarkan pemutakhiran data hingga 12 Januari 2026.

“Tercatat total korban meninggal dunia mencapai 1.189 jiwa. 550 jiwa di Aceh, 375 jiwa di Sumatera Utara, 231 jiwa di Sumatera Barat,” kata Abdul Muhari.

BACA JUGA:

Banjir Tangerang Meluas ke 24 Kecamatan, Status Darurat Bencana

Sementara itu, masih ada 33 jiwa lainnya masih dalam proses identifikasi.

“Bencana ini juga mengakibatkan 141 orang hilang dan memaksa 195.542 jiwa mengungsi,” ucapnya.

Kabupaten Aceh Utara menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi tertinggi mencapai 67.876 jiwa.

Dia mengatakan, untuk mempercepat langkah pemulihan, pemerintah telah menetapkan status darurat di berbagai daerah.

“Perpanjangan status tanggap darurat dilakukan di enam daerah di Provinsi Aceh serta transisi darurat di puluhan kabupaten/kota lainnya di ketiga provinsi terdampak,” pungkasnya.

(Bambang Fouristian)

spot_img

Berita Terbaru