CIAMIS,FOKUSJabar.id: Bupati Ciamis Herdiat Sunarya yang juga bertindak sebagai Manajer PSGC Ciamis menyampaikan optimisme tinggi terhadap peluang tim berjuluk Laskar Singacala usai memastikan satu tiket ke babak 8 besar Liga Nusantara musim 2025/2026.
PSGC Ciamis saat ini telah mengoleksi 25 poin, sebuah capaian yang secara matematis memastikan posisi mereka aman di delapan besar. Herdiat menjelaskan, meski pesaing terdekat mampu menyapu bersih tiga pertandingan sisa dan menambah sembilan poin, PSGC tetap memiliki peluang memperlebar jarak karena masih menyisakan tiga laga penting.
Baca Juga: Super League 2025/2026, Persib Bandung Minim Kebobolan
“Kalaupun tim di bawah menyapu bersih dan poinnya menjadi 26, kita masih punya tiga pertandingan. Artinya peluang tetap terbuka dan posisi kita relatif aman,” ujar Herdiat, Kamis (15/1/2026).
Lebih jauh, Herdiat menegaskan bahwa target utama PSGC musim ini bukan sekadar lolos ke delapan besar, melainkan menembus Liga 2. Target tersebut menjadi harapan besar setelah dalam empat musim terakhir PSGC selalu gagal di fase penentuan meski tampil kompetitif.
“Kita sudah terlalu sering hampir lolos. Tahun ini harus menjadi momentum. Insyaallah target naik ke Liga 2 bisa tercapai,” tegasnya.
Rotasi dan Regenerasi Pemain
Untuk tiga laga tersisa, manajemen dan tim pelatih berencana melakukan rotasi pemain, khususnya dengan memberi jam terbang lebih kepada pemain muda U-21. Langkah ini dinilai penting, baik untuk menjaga kebugaran skuad utama maupun sebagai bagian dari regenerasi tim.
“Pemain muda perlu diberi kesempatan. Selain menjaga stamina pemain inti, ini juga investasi untuk masa depan PSGC,” kata Herdiat.
Dari sisi kondisi tim, Herdiat memastikan skuad berada dalam keadaan relatif ideal. Tidak ada pemain yang terkena akumulasi kartu kuning berlebih, sementara beberapa pemain yang sempat mengalami cedera kini mulai pulih dan siap kembali merumput.
Apresiasi untuk Pelatih
Herdiat juga memberikan apresiasi kepada pelatih kepala Herkis. Meski dikenal berpengalaman menangani klub Liga 1, Coach Herkis dinilai mampu menyesuaikan diri dengan karakter Liga 3 yang lebih menitikberatkan pada pembinaan dan pengembangan pemain muda.
“Coach Herkis bisa beradaptasi dengan baik. Ini penting karena Liga 3 bukan hanya soal hasil, tapi juga proses pembinaan,” ungkapnya.
Isu Domain Resmi PSGC
Di luar urusan teknis tim, Herdiat turut menyinggung kabar mengenai domain situs resmi PSGC yang sempat disebut diretas dan terhubung dengan konten judi online. Namun, ia mengaku belum mendalami persoalan tersebut secara detail dan akan menindaklanjuti sesuai kewenangan pengelola.
(Irfansyahriza)


