MANGGARAI BARAT, FOKUSJabar.id: Pemkab Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur (NTT) menutup sejumlah spot wisata di sekitar Labuan Bajo.
Penutupan sejumlah spot wisata di lakukan karena imbas cuaca buruk.
BACA JUGA:
Pembangunan Huntap di Aceh Tamiang Dimulai
Mengutip kompas.com, Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Budaya (Parekrafbud) Kabupaten Manggarai Barat, Stefanus Jemsifori mengatakan, obyek wisata yang di tutup sementara, Goa Rangko, Cunca Wulang dan obyek wisata Pantai Mberenang.
“Penutupan di lakukan dari tanggal 14 hingga 15 Januari 2026,” kata Stefanu.
Dia menegaskan, penutupan itu di lakukan demi keselamatan dan keamanan wisatawan serta masyarakat.
Semua obyek wisata yang di tutup itu akan di buka kembali setelah kondisi cuaca di nyatakan aman berdasarkan informasi resmi BMKG.
Stefanu menambahkan, acuan utama dari penutupan sejumlah obyek wisata karena ada Maklumat Pelayaran Nomor 05/MP-I/2026 yang dikeluarkan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Labuan Bajo.
Maklumat tersebut tentang Peringatan Potensi Cuaca Ekstrem atas Peringatan Dini Cuaca Ekstrem dari BMKG.
Terkait cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir ini, KSOP Labuan Bajo melarang semua kapal wisata berlayar. Termasuk speedboat.
BACA JUGA:
BMKG: Ini Wilayah Berpotensi Hujan Tinggi hingga 20 Januari
Sebanyak tujuh lokasi wisata bahari unggulan menjadi perhatian khusus berdasarkan data prakiraan cuaca BMKG Direktorat Meteorologi Maritim periode 12-14 Januari 2026.
Yakni, Manta Point, Gililawa Laut Pulau Kanawa, Pulau Padar, Pulau Papagarang, Pulau Rinca dan Pulau Sabolo.
Tujuan langkah preventif itu untuk meminimalisasi risiko kecelakaan di kawasan wisata super prioritas Labuan Bajo.
“Para pelaku usaha wisata dan calon wisatawan di imbau untuk jadwal ulang perjalanan demi keamanan dan keselamatan bersama,” imbuhnya.
(Bambang Fouristian)


