spot_img
Selasa 13 Januari 2026
spot_img

Kapan Pelantikan Eselon II?, Begini Kata Sekda Kota Tasikmalaya

​TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Pelaksanaan mutasi dan pengisian jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya kini telah memasuki fase final.

Seluruh prosedur administrasi di tingkat pusat telah di nyatakan selesai, memberikan lampu hijau bagi penyegaran birokrasi di Kota Tasikmalaya.

​Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Drs. Asep Goparullah, mengonfirmasi bahwa kendala administratif di Badan Kepegawaian Negara (BKN) sudah teratasi sepenuhnya. 

Baca Juga: Rakyat Gigit Jari, Rp30,6 Miliar APBD Kota Tasikmalaya Menguap di PJU

Kini, masyarakat dan ASN di lingkup Pemkot Tasikmalaya tinggal menunggu momen sakral pelantikan.

​Meski rekomendasi dari BKN telah di kantongi, kepastian jadwal pelantikan masih menjadi teka-teki. Asep menegaskan bahwa penentuan hari H sepenuhnya berada di tangan Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan.

​”Yang jelas proses dari BKN sudah selesai. Untuk waktu pelantikan, kita menunggu kesiapan dan agenda dari Bapak Wali Kota,” ujar Asep saat di temui di Pondok Pesantren Sulalatul Huda, Selasa (13/1/2026).

​Setidaknya ada tiga poin krusial yang menjadi alasan mengapa pengisian jabatan kali ini menjadi prioritas utama pemerintah daerah Kota Tasikmalaya.

Pejabat Esellon II Pensiun

​Enam Pejabat Eselon II Pensiun, Untuk menjaga roda pemerintahan tetap stabil, kekosongan posisi yang di tinggalkan pejabat purna tugas harus segera di isi oleh definitif.

​Urgensi Kepala Sekolah. Menjelang tahun ajaran baru, Pemkot Tasikmalaya mempercepat pengisian kepala sekolah definitif guna memastikan pelayanan pendidikan dan administrasi sekolah tidak terhambat.

Baca Juga: Demi Hamzah: Selamat Ulang Tahun PDI Perjuangan ke 53, Satyam Eva Jayate

​Kursi Sekretaris DPRD (Sekwan). Saat ini posisi Sekwan masih di isi oleh Pelaksana Tugas (Plt). Asep menjelaskan bahwa untuk posisi ini, Pemkot memerlukan rekomendasi khusus dari pimpinan DPRD karena peran strategisnya sebagai jembatan antara eksekutif dan legislatif.

​Langkah percepatan ini di ambil bukan sekadar formalitas, melainkan upaya memastikan pelayanan publik di Kota Tasikmalaya tetap prima. 

Dengan adanya pejabat definitif, pengambilan keputusan strategis di setiap dinas di harapkan bisa lebih cepat dan akurat.

(Abdul)

spot_img

Berita Terbaru