BANDUNG,FOKUSJabar.id: Menjelang penyusunan APBN 2026, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Darkamatan) Kota Bandung. Mengajukan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp270 miliar kepada pemerintah pusat untuk menutup kekurangan sarana dan prasarana layanan kebakaran.
Pengajuan tersebut telah di sampaikan kepada Kementerian Keuangan melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam). Serta di tembuskan kepada Kementerian Dalam Negeri dan Gubernur Jawa Barat.
Kepala Damkarmatan Kota Bandung, Soni Bakhtiar mengatakan, tambahan anggaran di perlukan karena peralatan pemadam kebakaran. Yang di miliki saat ini belum sepenuhnya memenuhi standar pelayanan minimal (SPM).
Baca Juga: Praperadilan Ditolak, Kuasa Hukum Wawalkot Bandung Kecewa
“Pengajuan DAK sudah kami sampaikan. Nilainya sekitar Rp270 miliar dan kami berharap bisa di realisasikan pada APBN 2026,”kata Soni di Balai Kota Bandung Senin (12/1/2026).
Soni menjelaskan, berdasarkan ketentuan SPM Kementerian Dalam Negeri, Damkarmatan idealnya memiliki 60 jenis sarana dan prasarana. Namun hingga kini, baru sekitar 60 persen yang tersedia, sehingga masih terdapat kekurangan sekitar 40 persen.
“Kekurangan ini berdampak pada optimalisasi layanan pemadaman kebakaran dan penyelamatan kepada masyarakat,” katanya.
Selain pengadaan peralatan konvensional, Damkarmatan Kota Bandung juga berencana memanfaatkan teknologi modern untuk meningkatkan efektivitas penanganan kebakaran. Salah satu inovasi yang di siapkan adalah penggunaan teknologi drone.
Baca Juga: Waduh! Kota Bandung Krisis Sampah
Menurutnya, kondisi wilayah perkotaan seperti Bandung yang di hadapkan pada kemacetan lalu lintas. Dan kepadatan permukiman menuntut metode penanganan yang lebih cepat dan efisien.
“Drone dapat membantu mempercepat waktu respons, memantau titik kebakaran, menentukan strategi pemadaman, sekaligus meningkatkan keselamatan petugas di lapangan,”ucapnya.
Melalui dukungan DAK tersebut, pihaknya berharap kesiapsiagaan dan kualitas layanan pemadaman kebakaran. Serta penyelamatan di Kota Bandung dapat semakin meningkat demi melindungi keselamatan warga dan aset kota.
“Dengan dukungan DAK, di harapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan, kecepatan, dan kualitas layanan pemadaman kebakaran serta penyelamatan. Sehingga perlindungan terhadap keselamatan masyarakat dan aset kota dapat semakin optimal,”pungkasnya.
(Yusuf Mugni)


