spot_img
Senin 12 Januari 2026
spot_img

Mauricio Souza Ungkap Kesalahan Persija Jakarta

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Persija Jakarta harus pulang dengan tangan hampa setelah di bungkam Persib Bandung pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026.

Pertandingan Maung Bandung kontra Macan Kemayoran di gelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung Jawa Barat (Jabar), Minggu (11/1/2026) berakhir dengan skor tipis 1-0.

BACA JUGA:

Thom Haye Bicara Soal Sisi Negatif Sepakbola Indonesia

Gol tunggal Persib dicetak Beckham Putra Nugraha pada menit kelima.

Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat hingga peluit akhir.

Mengutip jppn.com, Pelatih Persija, Mauricio Souza menilai jalannya laga jauh dari ekspektasi.

Menurutnya, pertandingan tersebut tidak menunjukkan kualitas yang baik dari sisi teknik maupun taktik.

“Penonton yang datang untuk menikmati sepakbola rasanya tidak mendapatkan banyak hal. Karena hampir tidak ada peluang bersih yang tercipta dari kedua tim,” ungkapnya.

Mauricio Souza mengukapkan, dua kesalahan krusial anak asuhnya lebih disebabkan oleh kesalahan sendiri. Bukan dominasi Persib Bandung.

“Kami sudah memahami bahwa Persib adalah tim dengan pertahanan solid. Mereka lebih menunggu dan menyerang balik,” katanya.

“Dari sudut pandang saya, kami kalah akibat dua kesalahan individu. Dan itu menjadi evaluasi utama,” Dia menambahkan.

Pada pertandingan pamungkas putaran pertama, Persija Jakarta harus bermain dengan 10 pemain sejak pertengahan babak kedua.

BACA JUGA:

Persib Bandung Juara Paruh Musim Super League 2025/26

Bruno Tubarao diganjar kartu merah pada menit ke-53 setelah menginjak kaki Beckham Putra dengan sengaja.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak mengapresiasi kerja keras anak asuhnya sehingga bisa mengalahkan Persija Jakarta 1-0.

Menurut Bojan Hodak, Thom Haye dan kawan-kawan berhasil menjaga mentalitas di laga krusial. Di mana  timnya sempat mengalami kesulitan meladeni permainan Persija yang mendominasi dan beberapa kali mengancam timnya.

“Seperti yang saya katakan sebelumnya, dalam atmosfer pertandingan seperti ini tidak akan banyak tercipta peluang. Ini ibaratnya pertandingan final. Semua memiliki ambisi tidak mau kalah dalam pertandingan seperti ini,” kata Bojan Hodak.

(Bambang Fourisian)

spot_img

Berita Terbaru