spot_img
Kamis 8 Januari 2026
spot_img

PAD 2025 Rp 3,05 Triliun, Ini Target Pemkot Bandung 2026

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung sepanjang 2025 menunjukkan kinerja positif. Hingga akhir tahun, PAD Kota Bandung tercatat mencapai Rp3,05 triliun, meningkat signifikan di bandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandung, Gun Gun Sumaryana mengatakan, capaian tersebut di topang oleh sejumlah sektor pajak utama.

Yaitu, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), serta Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Baca Juga: Progres Flyover Nurtanio Kota Bandung Capai 97 Persen

“Realisasi PAD tahun 2025 mencapai tiga triliun lima puluh miliar. Kontributor terbesar berasal dari PBB, BPHTB, dan pajak kendaraan bermotor. Pajak restoran dan hotel juga memberikan kontribusi cukup besar,”kata Gun Gun Kamis (8/1/2026).

Gun Gun menjelaskan, bahwa peningkatan PAD sejalan dengan membaiknya aktivitas ekonomi dan sektor pariwisata di Kota Bandung. Berbagai agenda besar yang di gelar Pemerintah Kota Bandung sepanjang 2025 di nilai berdampak langsung terhadap sektor jasa.

Sejumlah kegiatan seperti Pocari Sweat Run, Asia Africa Festival, perayaan Hari Jadi Kota Bandung ke-215, hingga momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendorong peningkatan okupansi hotel dan kunjungan wisatawan.

Pada masa libur Nataru, tingkat hunian hotel di pusat Kota Bandung di laporkan mencapai 100 persen, sementara di wilayah penyangga berada di kisaran 60 persen. Kondisi tersebut turut mendorong peningkatan penerimaan dari pajak hotel, restoran, hiburan, dan parkir.

“Fokus Pemkot Bandung pada penyelenggaraan event-event besar terbukti berdampak signifikan terhadap daya tarik wisatawan. Ini juga menjadi perhatian langsung Pak Wali Kota,”katanya.

Secara rinci, realisasi pajak restoran pada 2025 mencapai Rp434 miliar, naik di bandingkan 2024 sebesar Rp398 miliar. Pajak hiburan juga meningkat dari Rp67 miliar menjadi Rp78 miliar.

Limpahan Pemprov Jabar

Selain itu, pelimpahan PKB dan BBNKB dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat turut memperkuat struktur PAD Kota Bandung. PKB menyumbang sekitar Rp578 miliar, sementara BBNKB mencapai sekitar Rp199 miliar.

Baca Juga: Pemkot Bandung Tertibkan Kabel Udara

Dengan capaian tersebut, Pemkot Bandung menargetkan PAD tahun 2026 sebesar Rp3,6 triliun. Target tersebut masih mengandalkan PBB dan BPHTB yang masing-masing di patok Rp700 miliar, serta gabungan PKB dan BBNKB sekitar Rp800 miliar.

“Selain itu, kami juga menargetkan peningkatan dari sektor perhotelan dan restoran seiring dengan membaiknya tingkat hunian hotel dan meningkatnya kegiatan MICE di Kota Bandung,”ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan bahwa capaian PAD merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak. Ia optimistis target PAD 2026 dapat tercapai jika sinergi terus di perkuat.

“Kolaborasi menjadi kunci utama dan harus terus di lakukan,” ujar Farhan.

(Yusuf Mugni)

spot_img

Berita Terbaru