spot_img
Kamis 3 April 2025
spot_imgspot_img

Daop 2 Bandung: Arus Mudik Lebaran 1446 H Meningkat Signifikan

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 2 Bandung Jawa Barat (Jabar) mencatat, lonjakan jumlah penumpang yang melakukan perjalanan mudik pasca-lebaran 1446 Hijriah meningkat.

Berdasarkan data per Rabu 2 April 2025, jumlah pelanggan yang berangkat mudik pada hari ke dua Lebaran dari sejumlah stasiun mencapai 25.003.

BACA JUGA:

Ribuan Kendaraan Padati Jalur Gentong Tasikmalaya

Jumlah tersebut meningkat signifikan dan melebihi angka keberangkatan harian masa mudik sebelum Lebaran.

Manajer Humasda PT. KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo mengatakan, terjadi fenomena unik di mudik lebaran 2025. Yakni, pemudik tidak berangkat pada satu waktu bersamaan.

“Fenomena ini menunjukkan bahwa pemberlakuan WFH dan WFA maupun libur panjang yang diberlakukan Pemerintah berhasil membuat pemudik tidak berangkat pada satu waktu. Artinya tidak bertumpuk pada satu atau dua hari pralebaran. Namun keberangkatan dilakukan pada hari-hari lain pascalebaran juga,” ungkap Kuswardojo, Kamis (3/4/2025).

Ia menjelaskan, trend lonjakan mudik pascalebaran sudah dilakukan antisipasi dengan berbagai langkah strategis. Hal itu untuk kenyamanan perjalanan mudik.

“Langkah-langkah pengamanan serta protokol pelayanan telah ditingkatkan di berbagai loket pelayanan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang di berbagai titik keberangkatan,” imbuhnya.

BACA JUGA: Lonjakan Wisatawan di Bandung Saat Lebaran Diprediksi Capai Satu Juta Orang

“Daop 2 Bandung sudah melakukan berbagai langkah strategis demi antisipasi tren lonjakan mudik pasca-idul fitri. Dengan begitu, pelayanan tetap optimal. Termasuk menyiapkan rangkaian kereta dengan baik dan pengaturan operasional perjalanan kereta tepat waktu sesuai jadwal,” ujarnya.

Terkait data angkutan Lebaran 2025, jumlah pengguna KA pada masa angkutan lebaran 2025 mulai 21 Maret hingga 11 April 2025 terus meningkat.

“Dari data yang ada, Rabu (2/4/2025) tercatat 333.130 pelanggan telah memiliki tiket berangkat dengan kereta api dari Daop 2 Bandung. Okupansi penumpang sebanyak 93,7 persen dari total 355.696 tempat duduk yang disediakan,” paparnya.

Kuswardojo menuturkan, sejumlah pelanggan KA telah memiliki tiket berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 2 Bandung (29 KA).

“Hingga hari ini, sejak awal Angkutan Lebaran 2025 total ada 95.797 pelanggan berangkat dari Stasiun Bandung. Dan hari ini 6.422 pelanggan yang berangkat di Stasiun Kiaracondong. Total ada 64.412 pelanggan dan ada 4.847 pelanggan yang berangkat. Sedangkan di Stasiun Tasikmalaya total ada 16.142 pelanggan dan hari ini ada 2.103 pelanggan yang berangkat,” terangnya.

BACA JUGA:

Mudik Lebaran, 17.893 Penumpang Naik KA Daop 2 Bandung

Dia mengimbau para pelanggan yang belum memiliki tiket Kereta Api agar segera melakukan pemantauan ketersediaan tiket dan pembelian tiket melalui aplikasi Access By KAI atau kanal resmi lainnya.

“Kami terus berupaya dan berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan dengan memastikan kelancaran perjalanan, kenyamanan dan keamanan penumpang” katanya.

Pihaknya berharap, masyarakat untuk mematuhi aturan serta ketentuan perjalanan demi perjalanan yang aman dan nyaman.

(Seda/Bambang Fouristian)

spot_img

Berita Terbaru