TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Dalam rangka menjaga kesucian dan kenyamanan menjelang Bulan Suci Ramadhan 1446 Hijriah, Polres Tasikmalaya Kota memusnahkan ribuan minuman keras (miras) dan narkoba hasil operasi penertiban. Pemusnahan ini dilakukan pada Kamis (27/02/2025) di Mapolres Tasikmalaya Kota dan disaksikan oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tasikmalaya.
Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moh Faruk Rozi, menyampaikan pemusnahan ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat selama Ramadhan. “Hari ini kami musnahkan 4.304 botol miras dari berbagai merek, 519 liter miras jenis ciu, 172 liter tuak, dan 85 botol arak Bali,” ujar AKBP Moh Faruk Rozi.
Baca Juga: Polres Tasikmalaya Gelar Bakti Sosial Sambut Ramadhan
Selain minuman keras, barang bukti lainnya yang turut dimusnahkan mencakup berbagai jenis narkoba dan barang ilegal yang meresahkan masyarakat. Barang-barang tersebut meliputi:
- 566 buah knalpot brong yang mengganggu ketertiban umum
- 7,74 gram ganja
- 100,50 gram tembakau sintetis
- 3.279 butir obat keras jenis Tramadol
- 5.000 butir obat keras jenis Double Y
- 2.000 butir obat keras jenis Hexymer
Pemusnahan narkoba dan obat-obatan terlarang dilakukan dengan cara diblender untuk memastikan barang-barang tersebut benar-benar tidak dapat disalahgunakan lagi.
AKBP Moh Faruk Rozi menegaskan konsumsi miras dan narkoba kerap menjadi pemicu tindakan kriminal, termasuk kekerasan yang melibatkan geng motor. Oleh karena itu, pihak kepolisian terus bersinergi dengan TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, tokoh agama, dan unsur Forkopimda lainnya dalam melakukan pengawasan dan penertiban di wilayah Kota Tasikmalaya.
“Kami akan meningkatkan keamanan dengan mengintensifkan operasi penertiban di seluruh wilayah serta menindak tegas peredaran miras dan obat-obatan terlarang. Dengan langkah ini, kami berharap suasana Ramadhan tetap aman, nyaman, dan kondusif,” tambahnya.
Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk menjauhi minuman keras dan narkoba. Mengingat dampak negatif dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar. Dengan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban, harapannya Kota Tasikmalaya dapat menyambut Ramadhan dengan penuh kedamaian.
(Seda/Irfansyahriza)