GARUT,FOKUSJabar.id: Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar) memperingati hari jadinya yang ke-68 bertempat di Gedung RA Lasminingrat, Kamis (21/4/2022).
Peringatan HUT ke-68 GOW tersebut bertepatan dengan HUT ke-143 Hari Kartini dengan mengusung tema tema “Kita Tingkatkan Kualitas Peran Perempuan Dalam Bidang Ekonomi dan Kepedulian Sosial.”
Ketua GOW Garut, Tini Martini mengatakan, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pemberian bantuan kepada anak yatim piatu di 5 panti asuhan, bantuan kepada anak jalanan, Bazar Ramadan dan pemberian sembako kepada para kaum duafa.

BACA JUGA: Nathania kesuma Adik Indra Kenz Ikut Ditahan Bareskrim
“Kalau dari bazar perwakilan dari seluruh organisasi-organisasi yang tergabung dalam GOW. Itu ada aksesoris, ada makanan ringan, makan berat untuk buka puasa,” katanya.
Dia berharap, kegiatan tersebut dapat bermanfaat bagi anak yatim piatu. Pun bagi organisasi yang mengikuti Bazar Ramadan yang dapat mempromosikan produknya.
Ketua TP PKK Kabupaten Garut, Diah Kurniasari mengatakan, kegiatan tersebut memiliki misi untuk meningkatkan kualitas perempuan dalam peningkatan ekonomi dan kepedulian sosial. Khususnya di masa pandemi Covid-19.
“Insya Allah, Garut dengan banyaknya perempuan hebat bisa memakmurkan kembali ekonomi. Khususnya dalam keluarga,” kata Diah.

Diah juga berpesan agar para ibu memperkuat perannya sebagai perempuan sehingga ke depannya menjadi seorang ibu yang lebih berkualitas.
“Harapan saya, maju para perempuan Garut dan semangat menjadi ibu-ibu yang juara lahir batin,” imbuhnya.
BACA JUGA: 500 Ribu Warga Ukraina Disebut Dipindahkan ke Rusia
Sementara Wakil Bupati (Wabup) Garut, Helmi Budiman mengatakan, RA Kartini merupakan sosok perempuan yang luar biasa.
Bagaimana tidak, dalam usia muda dapat mendirikan sekolah, menguasai beberapa bahasa dan memiliki banyak relasi.
Menurut Wabup, RA Kartini harus menjadi contoh bagi generasi muda untuk dapat lebih kuat dan lebih baik.
Dia berharap, acara peringatan Kartini dan GOW yang diisi dengan beberapa pelatihan dapat memiliki pengaruh kuat terhadap ekonomi serta kepedulian sosial.
(Bambang Fouristian)


