spot_imgspot_img
Senin 6 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bupati : Pentas PAI Mampu Membangun Karakter Generasi Penerus

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id : Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto menghadiri sekaligus membuka kegiatan Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (PENTAS PAI) SD Tingkat Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2019. Kegiatan dipusatkan di Gedung Islamic Center Kabupaten Tasikmalaya, jalan Pemda, Bojong Koneng Kec.Singaparna Kab.Tasikmalaya Jum’at (8/3/2019), yang dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya Dadan Wardana, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, para Kepala UPT, Kepala Sekolah SD dan peserta lomba dari 39 Kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya.Dalam kesempatan itu, Bupati Ade Sugianto mengapresiasi dan bangga atas terlaksananya kegiatan PENTAS PAI di Kab. Tasikmalaya, karena kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat dan komitmen kita dalam mewujudkan bangsa yang berkarakter terutama bagi generasi muda”kegiatan Pentas PAI ini harus terus digalakkan dan harus menjadi agenda tahunan bagi Dinas Pendidikan karena dengan kegiatan seperti ini, peserta didik dapat menumbuhkembangkan minat, bakat,  kreativitas, dan lebih termotivasi untuk meningkatkan prestasi dalam bidang keterampilan serta Seni Pendidikan Agama Islam,”ungkap Bupati.

Ade mengatakan, Pentas PAI untuk membangun Pendidikan Karakter bagi anak didik dengan pola sistem Pendidikan yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai karakter bangsa kepada peserta didik yang di dalamnya terdapat komponen pengetahuan, kesadaran, atau kemampuan, serta tindakan untuk melakukan nilai-nilai karakter bangsa tersebut”Secara umum Pendidikan Karakter adalah untuk membentuk karakter seorang peserta didik sehingga menjadi pribadi yang bermoral, berkarakter mulia, bertoleransi, tangguh, berperilaku baik serta berakhlak mulia,”tuturnya.

Dirinya berharap, para tenaga pendidik/guru di Kab. Tasikmalaya terus menguatkan pendidikan  karakter bagi peserta didik dengan memberikan pondasi pendidikan, terutama Penguatan ideologi bangsa yang dilakukan dengan memberikan pemahaman tentang 4 pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika serta ideologi agama yang mengajarkan kebaikan, toleransi, perdamaian dan moderasi”saya optimis bila generasi bangsa mempunyai pemahaman yang utuh tentang 4 pilar kebangsaan dan memahami tentang ideologi agama, mereka pasti memiliki imunitas dan pembanding terutama saat mendapatkan pengetahuan baru dari dunia digital tentang ide kebangsaan serta akan memiliki saringan dalam menghadapi serangan kemajuan teknologi dan gempuran ideologi asing,”ungkapnya.
Bupati juga menargetkan, tahun ini akan membentuk Satuan Tugas Sapu Bersih (SABER) Wajib Belajar untuk mengurangi angka usia wajib belajar yang putus sekolah”tahun ini kita targetkan, usia anak SD yang tidak sekolah, akan beri bimbingan, kita beri bantuan agar dia bisa bersekolah lagi, wajib sekolah bukan hanya tugas guru, tapi tanggungjawab semua pihak sehingga anak yang putus sekolah di Kab.Tasikmalaya tidak ada lagi,”pungkas Bupati.

Pentas PAI kali ini, diikuti kurang lebih 1.014 peserta, 507 pendamping dari 39 Kecamatan dengan materi lomba yakni Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Musabaqah Hifdzul Quran (MHQ), Pidato Keagaman, Tulis Al-Quran, Praktek Kesempurnaan Shalat, Cerdas cermat Bidang Keagamaan, dan Qasidah Rebana.

( Seda)

 

spot_img

Berita Terbaru