BANDUNG, FOKUSJabar.id : Ketua Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Jawa Barat, Daud Husain bertekad untuk mempertahankan hattrick juara umum pada Pekan Olahraga Nasional (PON) yang diraih kontingen balap sepeda Jabar. Salah satu langkah yang akan dilakukan lebih dulu yakni melakukan konsolidasi organisasi.
“Pasca polemik di kepengurusan ISSI Jabar yang terjadi hampir satu tahun setengah ini, yang harus kita bangun di awal yakni konsolidasi organisasi. Tanpa adanya konsolidasi dan kebersamaan maka akan sulit menciptakan prestasi. Apalagi harus mempertahankan tiga gali gelar juara umum balap sepeda di ajang PON,” ujar Ketua Umum Pengprov ISSI Jabar, Daud Husain saat ditemui di gedung KONI Jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Rabu (12/12/2018).
Untuk itu, lanjut Daud, konsolidasi organisasi menjadi program pokok di awal kepengurusan ISSI Jabar dibawah pimpinannya. Konsolidasi organisa tersebut, harus dibangun dengan baik sehingga bisa mendukung pada arah terciptanya prestasi.
“Untuk penyebaran wilayah, sudah ada sebanyak 22 pengcab dan kita akan terus kembangkan. Karena itu akan kita coba untuk bangun daerah yang belum memiliki pengcab serta kembali menggairahkan pembinaan di daerah-daerah yang selama ini vakum,” tambahnya.
Hal tersebut akan menjadi salah satu program utama kepengurusan ISSI Jabar 2018-2022, karena sumber atlet berasal dari pengcab. Pihak Pengprov ISSI Jabar, tinggal mengolahnya potensi atlet yang dihasilkan oleh setiap pengcab.
“Untuk itu, konsolidasi organisasi menjadi penting. Karena dengan kepengurusan yang baik maka kita bisa menyukseskan PON XX dimana Jabar harus tetap menjadi juara umum,” tegasnya.
(ageng)


