BANJAR, FOKUSJabar.id: Pameran seni perbatasan atau dikenal sebagai Banjar Ekspo, yang digelar di Lapang Bhakti Kota Banjar tak menjadi perhatian masyarakat Banjar.
Buktinya, setelah tiga hari pelaksanaan, pameran sepi peminat, padahal yang mengisi stand pameran dari sembilan kota dan kabupaten yang ada di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah.
“Masih sepi, kebanyakan yang datang pakai seragam dinas seperti PNS kalau siang sampai sore. Kalau masyarakat umumnya jarang. Kalah dengan pameran biasa yang jualannya serba ada. Ini kebanyakan kan produk UMKM,” kata Ika pedagang yang berjualan di sekitar pameran porsenitas, Rabu (5/12/2018).
Dia mengaku omset jualannya juga tidak seramai biasa pada saat pameran pada umumnya. Boleh jadi, kurangnya peminat menurutnya karena masyarakat tidak terlalu banyak antusias terhadap produk-produk UMKM.
“Jarang apalagi malam, banyaknya ke sana (red-pasar malam),” katanya.
Terpisah, Penjaga Stand Produk, Rudiana mengatakan karena sepi pengunjung, banyak yang meninggalkan stand dengan pulang duluan.
“Karena sepi kang gak ada pembeli, yang jaga standnya sudah pulang,” katanya.
Sales produk mibarang Tika mengaku hampir lima kali berkeliling, paket minuman yang ia tawarkan namun kurang laku, padahal dirinya dikejar target.
“Iya sepi mas dari pagi sampai sore baru laku satu paket, sementara saya jualan saya ditarget,” jujur dia.
(Boip)



