BANDUNG, FOKUSJabar.id : Kontingen Pusat Pembinaan Olahraga Pelajar (POPP) DKI Jakarta tampil sebagai pemuncak klasemen peraih medali pada Kejuaraan Taekwondo ’12th UPI Chalenge 2018 – Taekwondo Open Tournament’ yang digelar di Gymnasium UPI, Jalan Setiabudi Kota Bandung.
Saat berita diturunkan, kejuaraan terbuka taekwondo tingkat nasional yang digelar sejak Jumat (4/5/2018) tersebut masih menjalani pertandingan di beberapa nomor.
Menjelang penutupan kejuaraan, Minggu (6/5/2018), kontingen POPP DKI Jakarta sudah berhasil mengoleksi 8 medali emas, 2 medali perak dan 3 medali perunggu. Atlet asal ibukota tersebut berhasil mengungguli 125 kontingen dari 16 provinsi yang mengikuti gelaran kejuaraan.
Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Pengurus Provinisi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) DKI Jakarta, Coki Tanjung menuturkan, pihaknya menurunkan sebanyak 18 atlet pada kejuaraan terbuka taekwondo ’12th UPI Chalenge 2018′. Dari 18 atlet tersebut, sebanyak 14 atlet turun di kelompok junior dan empat atlet di kelompok senior.
“Ini untuk kali pertama bagi atlet-atlet ini turun di kejuaraan UPI Chalenge dan berhasil meraih hasil yang membanggakan. Bagi kami, ini menjadi awal kebangkitan bagi taekwondo DKI Jakarta,” ujar Coki saat ditemui di sela-sela kejuaraan di Gymnasium UPI, Jalan Setiabudi Kota Bandung, Minggu (6/5/2018).
Atlet-atlet yang tergabung dalam tim POPP DKI Jakarta tersebut, lanjut Coki, merupakan atlet usia muda yang dipersiapkan pihaknya untuk perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX tahun 2020 di Papua. Keberhasilan menjadi pemuncak klasemen di ajang 12th UPI Chalenge, merupakan prestasi tersendiri bagi taekwondo DKI Jakarta.
“Pada PON XIX lalu di Jabar, kita terpuruk dengan hanya meraih satu medali perak dan lima medali perunggu. Apalagi, raihan delapan medali emas di kejuaraan ini, diraih di Bandung, Jabar, yang merupakan pesaing terkuat kami di level nasional dan diraih atlet muda kita. Ini jadi sejarah baru bagi taekwondo DKI Jakarta, saya yakin DKI Jakarta bisa bangkit di PON XX,” tegasnya. (ageng)


