BANDUNG, FOKUSJabar.id : Komunitas Olahraga Taiji se-Bandung Raya kembali menggelar peringatan hari taiji dunia atau World Taiji & Qigong Day tahun 2018 di pusat perbelanjaan atau mall.
Sekitar 400 orang pegiat olahraga asal China melakukan senam taiji bersama dan berbagai kegiatan di Balarea Room, BTC Fashion Mall, Jalan Pasteur Kota Bandung, Jumat (27/4/2018).
Ketua Asosiasi Taiji Indonesia – Jabar, Yohanes Sunarya mengatakan, World Taiji & Qigong Day merupakan acara rutin yang digelar setiap tahun. Peringatan World Taiji & Qigong Day sendiri dilaksanakan pada setiap minggu terakhir di bulan April di setiap tahunnya.
“Bandung sendiri menjadi pelopor pelaksanaan World Taiji & Qigong Day di Indonesia yakni pada tahun 2013. Kalau di dunia sudah dilakukan sejak tahun 1999 yang diawali di Kansas City, Amerika Serikat,” ujar Yohanes saat ditemui di sela-sela acara, Jumat (27/4/2018).
Yohanes menambahkan, pelaksanaan peringatan World Taiji & Qigong Day tahun 2018 ini diikuti oleh sekitar 400 orang yang berasal dari sekitar 17 sasana atau klub olahraga Taiji se-Bandung Raya. Jumlah peserta yang ikut pun menurun dibanding tahun sebelumnya yang diikuti oleh sekitar 1000 orang.
“Tahun ini memang terbatas karena dilaksanakan di dalam ruangan atau indoor. Berbeda dengan perayaan tahun sebelumnya yang kita laksanakan di luar ruangan atau outdoor yakni di lapangan Pajajaran Bandung,” tuturnya.
Salah seorang peserta yang merupakan Ketua Umum Srikandi Peradi Bandung, Vonny Noholo mengaku sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar setiap tahun. Bahkan dirinya secara pribadi mengaku sangat mendapatkan manfaat dari olahraga taiji yang secara rutin dia lakukan.
“Taiji itu sangat besar manfaatnya, khususnya bagi saya dan teman-teman di Srikandi Peradi yang berprofesi sebagai pengacara dengan beban kerja cukup berat dan menguras pikiran. Dengan taiji, kami merasa lebih tenang dan lebih damai. Ini seperti meditasi berjalan. Dengan kegiatan saat ini, ada dua manfaat yang diperoleh yakni selain kesehatan juga menjadi ajang silaturahmi bagi pegiat olahraga ini. Kita disini, ketemu bersama, berolahraga bersama dan sehat bersama,” papar Vonny.
Hal senada diungkapkan Iwan Setiawan yang merupakan pengurus dari Sasana Bandung Taiji Sport. Dirinya menilai jika perkembangan olahraga taiji, khususnya di Kota Bandung, sangat pesat. Olahraga taiji yang sebelumnya ‘hanya’ dilakukan orang tua, kini sudah mulai digemari dan dilakukan anak-anak muda bahkan anak kecil.
“Dengan kegiatan ini, taiji pun semakin bisa dikenal dan semakin banyak masyarakat yang melakukannya karena memang sangat bermanfaat. Kalau kami sendiri dari Sasana Bandung Taiji Sport, lebih mengarah kepada olahraga prestasi dimana mendidik atlet taiji untuk berlaga di single even maupun multieven kejuaraan karena taiji merupakan bagian dari wushu. Termasuk anak-anak kami saat ini sedang bersiap menghadapi Porda Jabar XIII pada Oktober 2018 nanti,” pungkas Iwan.
(ageng/bam’s)


