spot_imgspot_img
Sabtu 28 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Polisi Usut Dugaan Kasus Penganiayaan Anak oleh Oknum Kepsek

BANJAR, FOKUSJabar.id : Dunia pendidikan Jawa Barat kembali tercoreng oleh ulah oknum Kepala Sekolah (Kepsek) di salah satu SMK yang ada di Kota Banjar.

Kepolisian Resort (Polres) Kota Banjar akan mengusut tuntas dugaan penganiayaan anak dibawah umur yang terjadi di SMKN 2 Banjar. Hal tersebut diungkapkan Wakapolres Banjar, Kompol Ade Nazmulloh, saat dihubungi FOKUSJabar, Senin (23/04/2018).

“ Betul bahwa ada laporan polisi ke Sentra Pelayanan Polisi Terpadu Polres Banjar pada hari Sabtu tgl 21 April 2018 tentang kasus dugaan penganiayaan anak dibawah umur,” terangnya.

Ade Nazmulloh menegaskan jika semua cukup bukti, maka yang menyuruh anak-anak untuk melakukan kekerasan dengan saling pukul menggunakan sepatu dan sampai mengalami luka memar di muka mereka, maka tidak menutup kemungkinan akan jadi tersangka.

“Ya, akan diusut bila ada bukti dugaan tindak pidana. Tapi bagaimana perkembangan hasil penyidikan kita tunggu saja penyidik,” imbuhnya.

Diketahui, dugaan kasus penganiayaan anak di bawah umur ini diketahui ketika salah satu orang tua dari lima orang korban melaporkan kepihak kepolisian. Dia melaporkan oknum kepala sekolah tersebut lantaran telah berbuat diluar batas kewenangan dan kewajiban sebagai pendidik.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, 5 orang pelajar SMK itu mengalami keterlambatan masuk sekolah. Kemudian sang Kepsek pun menggajar hukuman 5 orang siswa itu dengan cara jalan bebek. Setelahnya, 5 orang siswa itu disuruh berdiri dengan saling berhadapan dan menampar menggunakan sepatu masing-masing.

Akhirnya 1 dari 5 siswa tersebut mengalami luka lebam pada bagian wajahnya. Tak menerima anaknya diperlakukan itu, akhirnya kasus ini diseret ke kepolisian.

(Boip/Bam’s)

spot_img

Berita Terbaru