GARUT, FOKUSJabar.id: Penyaluran Kartu Kombo pengganti Beras Pra Sejahtera dengan nominal Rp110 ribu per bulan per Kepala Keluarga (KK) belum menyeluruh, bahkan tidak tepat sasaran.
Demikian diungkapkan Anggota DPRD Garut dari Partai NasDem Yusep Mulyana, menyusul banyaknya keluhan dari warga kepada dirinya terkait penyaluran Kartu Kombo itu.
“Seperti halnya di RW 4 Desa Sukaluyu, Kecamatan Sukawening, dari 109 KK hanya 9 KK yang mendapatkan Kartu Kombo,” kata Yusep melalui sambungan telepon, Kamis (5/4/2018).
Padahal, kata dia, di RW tersebut ada sembilan orang jompo dan puluhan warga kurang mampu yang seharusnya mendapat perhatian lebih dari pemerintah. Menurut dia, hal itu sangat aneh.
“Kenapa mereka (jompo dan janda tua dan warga kurang mampu) tidak mendapatkan kartu itu. Apakah karena sistem pendataan yang kurang menyeluruh atau ada penyebab lainnya,” jelas dia.
Lebih lanjut dia mengimbau agar kepala dinas terkait mengecek langsung ke lapangan. Jangan sampai program pemerintah itu tidak sampai kepada yang berhak menerima.
(Andian/LIN)



