spot_imgspot_img
Rabu 7 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Buru Pelaku Pembuangan Bayi, Polisi Ciamis Telusuri CCTV hingga Data Persalinan

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ciamis Polda Jawa Barat terus memburu pelaku pembuangan bayi laki-laki di depan rumah Kepala Dusun Karangkamulyan, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis. Hingga kini, kepolisian masih melacak keberadaan pelaku yang menelantarkan bayi tersebut.

Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Carsono menjelaskan bahwa timnya tengah menganalisis rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian. Petugas juga memperluas jangkauan pemantauan ke beberapa jalur yang menjadi rute perlintasan kendaraan pelaku.

Baca Juga: Waduh! Telur Blitar Masih Membanjiri Ciamis

“Saat ini gabungan Satreskrim Polres Ciamis dan Polsek Cijeungjing masih melakukan pendalaman. Kami masih menyusuri CCTV di sekitar TKP maupun tempat-tempat lain yang diduga menjadi jalur perlintasan kendaraan itu,” katanya, Rabu (7/10/2026).

Polisi Gandeng Ikatan Bidan Indonesia

Selain mengumpulkan rekaman CCTV, tim penyidik telah memeriksa beberapa saksi di lokasi penemuan. Kepolisian turut membangun koordinasi bersama Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kabupaten Ciamis guna melacak data kehamilan atau persalinan terbaru di wilayah sekitar.

“Kami juga sudah meminta keterangan sejumlah saksi-saksi dan berkolaborasi dengan Ikatan Bidan Indonesia yang berada di wilayah Kabupaten Ciamis. Mohon doanya, mudah-mudahan segera terungkap siapa yang membuang atau menelantarkan bayi itu,” ucapnya.

Minim Penerangan Hambat Identifikasi Kendaraan

Petugas kepolisian menghadapi kendala dalam mengidentifikasi jenis kendaraan milik pelaku. Minimnya lampu penerangan jalan serta waktu kejadian yang berlangsung pada dini hari menyulitkan pengamatan visual.

“Kami belum bisa memastikan jenis kendaraannya apa. Beberapa titik CCTV itu cukup gelap, sementara kejadiannya juga berlangsung dini hari. Jadi belum ada saksi yang bisa memastikan jenis kendaraannya,” jelasnya.

Meski menghadapi kendala pencahayaan, analisis sementara dari tim penyidik mengarah pada penggunaan kendaraan roda empat oleh pelaku.

“Dugaan sementara masih kendaraan roda empat. Kami masih terus melakukan pendalaman terkait kejadian itu,” ungkapnya.

(Husen Maharaja)

spot_img

Berita Terbaru