BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Jabar kemungkinan besar akan di gelar pada pertengahan Desember 2026.
Hal tersebut terungkap pada saat pelaksanaan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Jabar tahun 2026 di Gedung Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatera Kota Bandung, Minggu (30/8/2026).
BACA JUGA: Bupati Garut Buka Liga Desa Bola Voli Indoor 2026
Selain melaporkan progres persiapan Porprov XV Jabar, rakerprov KONI Jabar 2026 pun membahas agenda terkait musorprov. Rencananya, pelaksanaan yang salah satu agendanya pemilihan Ketua masa bakti 2026-2030.
“Inshaallah, rencana pelaksanaan Musorprov akan kita laksanakan di pertengahan Desember 2026. Kami ingin menyelesaikan semua administrasi. Termasuk laporan pelaksanaan Porprov XV Jabar yang akan di laksanakan pada November 2026,” kata Ketua Umum KONI Jabar, M. Budiana.
Selain rencana pelaksanaan, rakerprov tahun 2026 pun menghasilkan penetapan persyaratan bagi bakal calon Ketua Umum KONI Jabar masa bakti 2026-2030. Baik persyaratan umum sesuai dengan AD/ART KONI maupun persyaratan khusus.
Ketetapan lain yang di putuskan yakni terkait Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) bakal calon Ketua. Berdasarkan keputusan bersama seluruh anggota KONI Jabar, TPP akan di isi oleh tujuh orang.
“Yakni dua orang perwakilan pengurus KONI Jabar sebelumnya, dua orang perwakilan KONI Kota dan kabupaten, dua orang perwakilan cabang olahraga serta satu orang perwakilan badan fungsional. Untuk penetapan personelnya, sesuai kesepakatan bersama, akan menjadi hak prerogatif Ketua Umum KONI Jabar,” Budiana menjelaskan.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jabar, Herry Antasari berharap, pelaksanaan musorprov KONI Jabar bisa berjalan dengan lancar dan kondusif.
Dengan demikian bisa mendukung pembinaan prestasi olahraga serta pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat semakin istimewa.
“Jadi terkait musorprov ini, kita ikuti saja sesuai aturan. Terkait bakal calon (Ketua Umum) di harapkan bisa tetap menjaga kondusifitas serta kesinambungan pembangunan olahraga prestasi di Jabar. Saya pikir tokoh-tokoh di Jabar ini kan banyak, dan Pak Ketua KONI Jabar (M. Budiana) selama ini juga sudah mengawal pembinaan olahraga dengan baik. Kalau terkait bakal calon dari Pak Gubernur (Dedi Mulyadi), itu ranahnya beliau,” Herry menegaskan.
BACA JUGA:
Berikut Susunan Pemain Persebaya Surabaya Musim 2026/27
Wakil Ketua Umum I Bidang Pembinaan Prestasi KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Suwarno mengatakan, KONI Jabar memiliki hal untuk menetapkan jadwal pelaksanaan musorprov.
Hal ini sesuai dengan aturan jika KONI Provinsi memiliki hak untuk meminta perpanjangan masa bakti maksimal enam bulan.
“Yang pasti KONI Provinsi punya hak untuk meminta perpanjangan masa bakti dan kalau di Jabar mungkin untuk penyelesaian administrasi Porprov Jabar yang selesai di akhir November 2026. Tapi untuk (jadwal) ini kan di serahkan sepenuhnya kepada KONI Provinsi serta induk cabang olahraga provinsi dan anggotanya,” kata Suwarno.
Terkait kandidat, Suwarno memastikan jika Ketua Umum KONI Jabar masa bakti 2026-2030 memiliki tugas yang tidak mudah. Salah satunya terkait dengan kesinambungan prestasi yang sudah di raih Jabar sebagai pemegang hattrick juara umum PON (2016, 2021, dan 2025).
“Siapapun ketua umum dan pengurusnya nanti, mestinya tidak mudah untuk mempertahankan prestasi dan kesinambungan pembinaan ini menjadi kunci. Tuntutannya, bagaimana organisasi nanti bisa tetap berjalan, solid, dan menjaga kesinambungan pembinaan prestasi. Itu yang paling pokok,” kata Suwarno.
(ageng)



