TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Desa Parungponteng, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, menorehkan cerita yang berbeda. Di balik deru alat berat dan barisan berseragam loreng, potret kehangatan kearifan lokal berhasil mencuri perhatian publik.
Bukan sekadar seremonial militer biasa, warga Desa Parungponteng menyambut kedatangan personel TNI dengan cara yang sangat menyentuh. Mereka mendirikan “Warung Amal” swadaya sebagai tanda penghormatan dan rasa syukur.
Baca Juga: TMMD ke-129 di Tasikmalaya Bangun 5 Sumur Bor, Akhiri Krisis Air Bersih Warga Parungponteng
Kreativitas Estetik Emak-Emak: Menyulap Hasil Bumi Jadi Mahakarya
Warung Amal ini jauh dari kesan konvensional. Di tempat ini, warga menyajikan beraneka jajanan pasar tradisional, camilan khas, hingga hasil bumi segar secara cuma-cuma alias gratis bagi siapa saja yang datang berkunjung.
Hebatnya, setiap kampung di Desa Parungponteng saling bahu-bahu memamerkan kekayaan alam mereka dengan konsep visual yang ciamik dan estetis:
- Ornamen Hijau Alami: Warga mengikat rapi aneka sayur-mayur dan menggantungnya sedemikian rupa sehingga menciptakan pemandangan hijau yang menyegarkan mata.
- Sajian Siap Santap: Pengelola menata apik makanan tradisional di atas meja untuk mengundang selera siapapun yang melintas.
- Keberkahan Tanah Parungponteng: Di bawah meja, deretan umbi-umbian dan sisiran pisang segar berjajar rapi, merepresentasikan melimpahnya hasil tani mereka.
Aksi gotong royong yang sarat kreativitas ini langsung memantik rasa kagum Danrem 062/Tarumanagara, Kolonel Inf. Dadi Sutandi. Orang nomor satu di Korem Tarumanagara tersebut spontan menghampiri stan dan berdialog akrab dengan emak-emak yang berjaga.
“Ini semua makanan tradisional hasil bumi masyarakat sini ya?” tanya Kolonel Inf. Dadi Sutandi dengan nada kagum yang tak bisa ia sembunyikan.
“Leres (iya), Pak. Mangga dicicipi, sadayana gratis khusus kanggo menyambut bapak-bapak TNI (Silakan dicicipi, semuanya gratis khusus untuk menyambut bapak-bapak TNI),” jawab salah seorang ibu dengan senyuman tulus.
Tak butuh waktu lama setelah rombongan Danrem dan para Dandim se-Priangan Timur meninjau lokasi, warga langsung meramaikan Warung Amal tersebut. Dalam sekejap, ratusan jajanan tradisional ludes tak bersisa—sebuah simbol nyata betapa rekatnya rasa kekeluargaan sejak hari pertama.
Pesta Rakyat Sekaligus Dekatkan Pelayanan Publik
Selain pesta kuliner rakyat, momen TMMD 2026 ini juga membawa berkah bagi pelayanan publik. Warga Parungponteng bisa mengakses pengobatan gratis hingga mengurus kelengkapan Administrasi Kependudukan (Adminduk) langsung di lokasi, tanpa harus menempuh jarak jauh ke kantor Kecamatan atau Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Bahkan, Danrem sendiri menyempatkan diri untuk mengecek tensi darah di posko kesehatan tersebut.
Kepala Desa Parungponteng, H. Entis Sutisna, mengungkapkan rasa harunya atas kekompakan warganya yang luar biasa.
“TMMD ini memberikan dampak luar biasa bagi masyarakat. Kami atas nama masyarakat sangat bersyukur desa kami menjadi lokasi TMMD tahun 2026 ini,” ujarnya.
Akselerasi Pembangunan, Mewujudkan Impian Warga
Sementara itu, Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han., menegaskan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat selama satu bulan ke depan akan fokus pada akselerasi kemajuan daerah. Salah satu program unggulannya adalah menjawab mimpi lama warga akan kebutuhan air.
“Alhamdulillah, kita bisa mewujudkan impian masyarakat untuk mendapatkan sumber air bersih di lima titik yang kita bangun. Kami berharap masyarakat bisa merasakan dampak nyata dari kegiatan TMMD ini,” tegas Letkol Czi M. Imvan Ibrahim.
Selain infrastruktur fisik, TMMD 129 juga menggelar program non-fisik yang edukatif, mulai dari penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara untuk generasi muda, edukasi kesehatan masyarakat, hingga penyuluhan metode pertanian modern.
Apresiasi dan harapan besar pun datang dari Pemerintah Daerah. Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesra (Asda 1) Kabupaten Tasikmalaya, DR. H. Rubi Azhara, berharap sinergi manis ini terus terjaga hingga akhir pelaksanaan.
“Kami berharap masyarakat bisa membantu pelaksanaan TMMD ini hingga berjalan lancar dan sukses. Selain itu, yang paling penting adalah memanfaatkan hasil pembangunan ini dan memeliharanya bersama-sama agar berdampak panjang bagi kesejahteraan Desa Parungponteng,” tutupnya.
(Abdul Latif)



