CIAMIS,FOKUSJabar.id: Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah VII Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat memanfaatkan momentum Hari Krida Pertanian (HKP) ke-54 Kabupaten Ciamis untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam. Salah satu aksi nyata mereka yakni membagikan ratusan bibit tanaman secara gratis di Desa Sumberjaya, Kecamatan Cihaurbeuti, Senin (13/7/2026).
Petugas tidak sekadar membagikan bibit secara cuma-cuma, melainkan menjadikan kegiatan tersebut sebagai media kampanye penghijauan dan konservasi lingkungan yang masif. Mereka mengajak masyarakat memahami pentingnya menanam pohon guna menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus menekan luas lahan kritis di daerah.
Baca Juga: Ketua KTNA Jabar Ingatkan Petani Ciamis Antisipasi Dampak Fenomena El Nino
Penyuluh Kehutanan CDK Wilayah VII Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Amin Budiman, mengungkapkan bahwa aksi pembagian tanaman ini merupakan bagian dari program rutin bernama Jumat Menanam yang selama ini bergulir di tengah masyarakat.
“Melalui program Jumat Menanam, kami rutin membagikan bibit kepada masyarakat secara gratis sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan penghijauan dan pelestarian lingkungan,” ujarnya.
Menurut Amin, kehadiran CDK Wilayah VII dalam gelaran HKP Ciamis menjadi kesempatan emas untuk memperluas jangkauan edukasi ke khalayak luas. Ratusan bibit yang mengalir ke tangan warga ini bersumber dari Gerakan Tanam dan Pelihara Pohon, yang menghimpun kepedulian dari berbagai pihak sebagai donatur tanaman.
“Bibit tersebut kami tampung dari para penyumbang, kemudian kami salurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan. Ini menjadi bentuk kolaborasi untuk mendukung pelestarian lingkungan,” katanya.
Mempercepat Rehabilitasi Lahan
Ia menjelaskan, selama ini pihak dinas lebih memprioritaskan penyaluran bantuan pohon kepada kelompok masyarakat yang mengelola lahan kritis agar dapat mempercepat rehabilitasi lahan. Namun khusus pada momentum HKP ini, mereka menyerahkan bibit langsung kepada para pengunjung demi menumbuhkan budaya menanam sejak dari pekarangan rumah.
Pihak kehutanan menyediakan berbagai jenis varietas pohon menarik, mulai dari durian, nangka, petai, picung, hingga matoa. Khusus untuk bibit picung dan matoa, petugas menganjurkan warga agar menanamnya di sekitar kawasan sumber mata air. Karena kedua pohon tersebut mengantongi fungsi ekologis yang kuat dalam mengikat dan menjaga ketersediaan air tanah.
Demi mendongkrak daya tarik stan sekaligus menambah wawasan pengunjung, CDK Wilayah VII juga menggelar kuis interaktif berhadiah sebelum menyerahkan bibit. Para peserta harus menjawab pertanyaan seputar tugas pokok Cabang Dinas Kehutanan, langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta urgensi menjaga kelestarian hutan.
“Semua bibit diberikan secara gratis. Sebelum menerima bibit, masyarakat kami ajak mengikuti kuis ringan. Sekaligus mendapatkan edukasi mengenai pencegahan kebakaran hutan dan pentingnya menjaga lingkungan,” tutur Amin.
Amin menaruh harapan besar agar aksi ini mampu memantik kesadaran kolektif masyarakat untuk lebih aktif menghijaukan lingkungan masing-masing. Langkah kecil ini harapannya dapat membantu memulihkan lahan kritis. Serta mengamankan pasokan sumber daya air di Kabupaten Ciamis dan Jawa Barat.
Salah seorang warga asal Kecamatan Panumbangan, Acep, mengaku sangat senang dan mengapresiasi langkah inovatif dari dinas kehutanan tersebut.
Menurut Acep, program semacam ini memberikan dampak manfaat yang nyata karena mampu memotivasi warga untuk lebih peduli terhadap masa depan lingkungan sekaligus menambah koleksi tanaman produktif di lahan milik mereka.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VII yang sudah membagikan bibit secara gratis. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut karena sangat membantu masyarakat. Terlebih memberi memotivasi kami untuk menanam pohon serta menjaga lingkungan,” pungkas Acep sumringah.
(Mia)



