SUMEDANG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Sumedang mematangkan persiapan peringatan Hari Jadi ke-448 Sumedang (HJS) dengan merancang berbagai kegiatan yang berorientasi pada manfaat publik. Perayaan tahun ini mengusung tema “Simpatina Kadeuleu, Karampa, Karasa” sebagai cerminan harapan agar masyarakat merasakan langsung dampak dari setiap program pemerintah.
Momentum HJS 2026 bertujuan memperkuat relasi antara pemerintah dan warga sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih responsif. Rangkaian acara akan mulai pada Selasa (15/4/2026) dan berlanjut kembali pada periode Sabtu (19/4/2026) hingga Sabtu (26/4/2026).
Baca Juga: Sebut Jaksa Abaikan Fakta, Kuasa Hukum Resbob Nilai Tuntutan 2,5 Tahun Penjara Tidak Adil
Pemerintah melibatkan berbagai sektor dalam agenda ini, mulai dari bidang pemerintahan, kebudayaan, olahraga, hingga komunitas ekonomi kreatif. Kolaborasi luas ini diharapkan mampu menciptakan perayaan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Rangkaian Agenda dan Manfaat Ekonomi
Perayaan HJS ke-448 menyuguhkan berbagai agenda menarik, seperti peresmian Lapangan Mini Soccer PPS, Turnamen Trofeo, hingga Turnamen Boxing Bupati Cup. Selain kegiatan fisik, pemerintah juga menitikberatkan pada aspek kesejahteraan melalui Gebyar Sembako Duafa, Gerakan Pangan Murah, serta Sumedang Job Fair untuk membantu perekonomian warga.
Sisi religi dan pelestarian identitas daerah turut mewarnai perayaan melalui acara Sumedang Bersholawat, Ekosistem Budaya Kasumedangan, serta Kirab Panji dan Mahkota Kemaharajaan Sunda. Warga juga dapat berpartisipasi dalam kegiatan rekreatif seperti Sumedang Fun Walk dan Sumedang Fun Festival.
Penegasan Makna dari Bupati
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menegaskan bahwa peringatan HJS harus melampaui batas seremoni belaka. Saat memimpin Rapat Persiapan HJS di Ruang Rapat Bupati, ia meminta seluruh panitia memastikan kegiatan tersebut mengandung makna mendalam dan memberikan manfaat nyata.
“Peringatan ini harus memberikan dampak bagi masyarakat. Kita perlu mengingat sejarah, memahami kondisi saat ini, dan merancang masa depan daerah yang lebih baik,” ujar Dony Ahmad Munir, Senin (13/4/2026).
Bupati berharap rangkaian kegiatan seni, budaya, dan olahraga ini mampu menumbuhkan rasa cinta serta kebanggaan warga terhadap daerahnya. Melalui kolaborasi pentahelix, pemerintah berupaya mewujudkan visi Sumedang Sejahtera, Agamis, Maju, Profesional, dan Kreatif (Simpati).
“Seluruh kegiatan ini harus memberikan dampak langsung karena masyarakat adalah pemilik sah dari hajatan besar ini,” pungkasnya.
(Jingga Sonjaya)



