spot_imgspot_img
Sabtu 11 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Jurus Jitu Dishub Pangandaran Atasi Kemacetan di Kawasan Wisata 

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran memiliki jurus jitu dalam menangani kemacetan di kawasan wisata Pantai Pangandaran. Pihaknya menurunkan lima personel dalam menangani persoalan tersebut.

‎Staf lalu lintas Dinas Perhubungan Pangandaran, Dina Nurul Hadi mengatakan. Tim tersebut bertugas mengurai kepadatan lalu lintas, menangani parkir liar, serta mengawasi kendaraan yang melawan arus.

‎”Di setiap weekend kita bentuk Tim Urai berisi lima orang. Mereka fokus mengurai kemacetan, mengantisipasi parkir liar. Dan kendaraan lawan arus,” kata Dina di temui di terminal eks pasar wisata Pangandaran Sabtu, (11/4/2026).

Baca Juga: PMI Asal Pangandaran Terlantar di Kamboja dan Mengaku Jadi Korban Kekerasan

‎Pekan ini, arus kendaraan menuju kawasan wisata di Pangandaran terpantau masih relatif landai. Pada hari Jumat, volume kendaraan masih di dominasi roda dua. Dengan okupansi ruas jalan Pantai Timur dan Pantai Barat di bawah 10 persen.

‎”Untuk hari Jumat itu masih sangat landai, di dominasi kendaraan roda dua. Dan Central Parkir serta Pasar Wisata juga belum banyak di penuhi bus maupun kendaraan,” ujar Dina.

‎Namun memasuki Sabtu, volume kendaraan mulai terlihat ada peningkatan signifikan. Khususnya bus wisata yang di izinkan melakukan dropping ke hotel dan restoran dengan pengawalan petugas. 

‎Dia mencatat, sekitar 100 bus telah memasuki ke area terminal eks Pasar Wisata Pangandaran hingga siang ini.

Peningkatan Kendaraan

‎Menurut Dina, lonjakan wisatawan masih akan terus terjadi. Hal ini berdasarkan pengalaman sebelumnya, di mana peningkatan kendaraan terjadi pada Minggu siang ketika wisatawan meninggalkan Pangandaran.

‎”Biasanya lonjakan kepadatan volume kendaraan terjadi saat check-out Minggu siang,” katanya.

‎Dina menjelaskan, tantangan pada akhir pekan ini berbeda dengan periode Lebaran sebelumnya. Banyak wisatawan masih berharap adanya layanan shuttle seperti saat libur Lebaran, sementara saat ini armada yang tersedia terbatas.

‎”Saat Lebaran shuttle kita bekerja sama dengan DAMRI, sekarang kita gunakan shuttle pribadi dan baru tersedia dua unit. Jadi masih banyak wisatawan yang menghubungi call center untuk penjemputan,” katanya.

Baca Juga: Dugaan Ngaku Polisi, Polres Pangandaran Segera Panggil Oknum Wartawan

‎Dari enam destinasi wisata yang dipantau, kepadatan masih terfokus di kawasan Pangandaran dan Batu Karas. Daya tarik jalur menuju Sodongkopo di sebut menjadi salah satu penyebab meningkatnya kunjungan ke Batu Karas.

‎”Yang paling banyak masih di Pangandaran, kedua Batu Karas karena ada daya tarik Sodongkopo. Banyak wisatawan penasaran melalui jalur tersebut,”ujar Dina.

‎Dishub mengimbau wisatawan untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas. Serta mengikuti arahan petugas guna menjaga kelancaran arus kendaraan selama akhir pekan.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru