TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Ketua Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Tasikmalaya, Ruby Azhara mengaku prihatin dan sangat menyayangkan kejadian keracunan MBG yang di alami puluhan pelajar SMA Negeri 1 Cisayong.
“Turut prihatin dan sangat menyayangkan terjadi kejadian ini (Kercunan-red). Dan pertama Satgas memastikan para korban di tangani dengan baik,” ungkap Ruby Azhara, Jumat (10/4/2026).
Selain itu, lanjut Ruby, Camat, Muspika dan Puskesmas Kecamatan Cisayong, selaku Satgas wilayah untuk dapat mengantisipasi secara lebih optimal.
Baca Juga: Puluhan Pelajar SMAN 1 Cisayong Tasikmalaya Diduga Keracunan MBG
“Selanjutnya kami terus menghimbau kepada SPPG di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, agar serius dan sangat berhati-hati, supaya tidak ada lagi peristiwa keracunan MBG seperti ini,” tegasnya.
Terkait kejadian keracunan puluhan pelajar SMA Negeri 1 Cisayong, Ruby mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak Badan Gizi Nasional (BGN).
“Dan menurut perwakilan dari BGN, (SPPG Salman di Kecamatan Cisayong-red) sekarang sudah di hentikan sementara operasionalnya,” jelasnya.
Sementara ketika di singgung terkait SPPG Manggungjaya Rajapolah yang di duga menyajikan menu MBG berkutu apakah di suspend BGN?. Ruby menyampaikan belum mengetahui terkait sanksinya.
“Belum tahu, belum tahu tentang sanksinya,” pungkasnya.
MBG Menu Sayur
Sebelumnya, puluhan pelajar SMA Negeri 1 Cisayong, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya. Mengalami keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menu Sayur Sop.
Pelajar SMA Negeri 1 Cisayong tersebut mengalami muntah-muntah, pusing, dan sesak nafas. Setelah mengkonsumsi MBG pada hari Rabu, 8 April 226.
Puluhan Pelajar di larikan ke Puskesmas Cisayong oleh gurunya dan 1 orang di rujuk ke RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya.
Pengakuan orang tua Siswi Pelajar SMA Negeri 1 Cisayong bernama Mita mengatakan. Bahwa menu MBG yang di santap itu adalah menu Sayur Sop.
Baca Juga: Orok Kapas: Wali Kota Tasikmalaya Sedang Mengalami Krisis Komunikasi
“Usai makan MBG menu sayur sop MBG, kamari nuangna, karaosna weungi. (Kemarin akan terasanya malam-red).”Ungkap Orang Tua Mita (16), Kamis Malam (9/4/2026).
Untuk menu hari ini, Kamis 9 April 2026 tidak di makan. “Anu ayeuna mah teu di tuang (Sekarang tidak di makan-red). Pukul 11 malam kemarin kerasanya, sesak nafas, BAB mencret, mual dan pusing.”Jelasnya.
Orang Tua Mita menjelaskan juga bahwa teman-temanya banyak juga yang di duga keracunan, “Rerencangana seeur, (temannya banyak-red) ”Sambungnya.
(Nanang Yudi)



