spot_imgspot_img
Rabu 8 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Terancam Pergerakan Tanah, Tujuh Warga Tambaksari Ciamis Mengungsi ke Rumah Kerabat

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Tujuh warga Desa Kaso, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis, terpaksa meninggalkan rumah mereka setelah bencana tanah longsor dan pergerakan tanah merusak bangunan tempat tinggal mereka. Para korban kini mengungsi ke rumah kerabat terdekat demi menghindari potensi bahaya yang lebih besar.

Warga yang mengungsi meliputi keluarga Dede Tata Permana asal Dusun Pasisian serta keluarga Awan Suwanda dari Dusun Wangunjaya. Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Tambaksari pada Selasa malam (7/4/2026) memicu pergerakan tanah tersebut hingga menyebabkan kerusakan berat pada kedua rumah warga tersebut.

Baca Juga: Siap-Siap Denda Rp50 Juta! Pemkab Ciamis Mulai Tindak Tegas Warga yang Buang Sampah Sembarangan

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, menjelaskan bahwa kondisi lokasi bencana saat ini sangat rawan terhadap longsor susulan. Atas dasar keamanan, pemerintah merekomendasikan relokasi bagi kedua keluarga tersebut ke tempat yang lebih stabil.

Respons Cepat dan Penyaluran Bantuan

Segera setelah menerima laporan dari pihak kecamatan, BPBD Kabupaten Ciamis menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat serta asesmen lapangan. Langkah ini bertujuan memetakan tingkat kerusakan sebagai dasar laporan kepada pimpinan daerah.

Pemerintah Kabupaten Ciamis juga telah menyalurkan bantuan logistik kedaruratan kepada para pemilik rumah guna meringankan beban mereka selama masa pengungsian.

“Kami sudah memberikan bantuan logistik kepada para korban. Untuk penanganan selanjutnya, kami akan berkoordinasi dengan pimpinan terkait rencana relokasi berdasarkan hasil kajian teknis di lapangan,” ujar Ani Supiani, Rabu (8/4/2026).

Koordinasi Pemerintah Setempat

Camat Tambaksari, Osep Hernandi, langsung meninjau lokasi bencana pasca-kejadian guna memastikan keselamatan warganya. Ia bergerak cepat melakukan koordinasi dengan BPBD Ciamis agar para korban segera mendapatkan penanganan yang memadai.

“Kami telah melaporkan detail kejadian ini kepada pimpinan daerah melalui BPBD Kabupaten Ciamis. Kami berharap agar langkah-langkah selanjutnya dapat segera terlaksana,” pungkas Osep.

Aksi tanggap darurat ini harapannya mampu memberikan perlindungan bagi warga terdampak. Sekaligus mencegah jatuhnya korban jiwa di tengah ancaman cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah tersebut.

(Husen Maharaja)

spot_img

Berita Terbaru