spot_imgspot_img
Selasa 7 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Rumah Lansia 84 Tahun di Tambaksari Ciamis Ambruk Tergerus Hujan

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Nenek Tarsah (84), warga Dusun Pasisian, Desa Tambaksari, Kabupaten Ciamis, terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat setelah huniannya ambruk rata dengan tanah. Struktur bangunan yang sudah lapuk dimakan usia serta ketiadaan renovasi selama puluhan tahun menjadi penyebab utama runtuhnya rumah tersebut.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Tambaksari dan sekitarnya dalam beberapa waktu terakhir memicu ambruknya rumah milik lansia tersebut. Beruntung, musibah ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, meski pemilik rumah harus kehilangan tempat tinggal dengan kerugian materi mencapai puluhan juta rupiah.

Baca Juga: Imbas Konflik Global, Pedagang Plastik di Ciamis Keluhkan Kenaikan Harga Stok Barang

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan kejadian tersebut dari aparat pemerintahan setempat pada siang hari.

Respons Cepat dan Bantuan Logistik

BPBD Kabupaten Ciamis langsung menerjunkan tim ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan serta asesmen mendalam sebagai bahan laporan kepada pimpinan. Langkah ini bertujuan untuk memetakan kebutuhan bantuan lebih lanjut bagi korban terdampak.

“Kami langsung menindaklanjuti laporan rumah ambruk ini dengan mendatangi lokasi. Kami juga sudah menyerahkan bantuan logistik kedaruratan kepada pemilik rumah yang terkena musibah,” ujar Ani Supiani, Selasa (7/4/2026).

Sinergi Gotong Royong Warga

Pasca-kejadian, warga masyarakat di lingkungan Dusun Pasisian menunjukkan aksi solidaritas yang tinggi. Mereka bersama-sama membantu membersihkan puing-puing bangunan yang berserakan agar tidak membahayakan lingkungan sekitar.

Warga bersinergi dengan aparat pemerintahan setempat dalam membereskan material kayu dan genting yang hancur. Aksi gotong royong ini mempercepat proses evakuasi barang-barang milik korban yang masih bisa terselamatkan dari reruntuhan.

“Warga masyarakat bersama aparat setempat sudah membereskan material rumah yang berserakan akibat ambruk tersebut,” pungkas Ani.

(Husen Maharaja)

spot_img

Berita Terbaru