BANDUNG,FOKUSJabar.id: Panggung aksi pebolabasket terbaik di Indonesia resmi kembali ke Kota Bandung. GOR C-Tra Arena, Cikutra, akan menjadi saksi bisu unjuk kebolehan para bintang dalam laga bertajuk IBL All Star 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 11 April mendatang.
Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, merancang konsep IBL All Star tahun ini untuk menghadirkan pengalaman yang lebih kaya bagi para penggemar. Ia ingin menjadikan ajang ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan sebuah festival yang menyatukan unsur basket, hiburan, dan gaya hidup (lifestyle) di Kota Kembang.
Baca Juga: IBL All Star 2026 Digelar di Bandung, Lebih dari Sekadar Game Para Bintang
“Kami ingin IBL All Star 2026 menjadi panggung besar yang menyatukan olahraga dan hiburan. Selain menjamin intensitas pertandingan yang tinggi, kami juga menonjolkan sisi hiburan agar para fans ikut merasakan energi dan keseruannya,” ujar Junas, Selasa (7/4/2026).
Bandung dan Kedekatan Kultur Basket
Pemilihan Bandung sebagai lokasi penyelenggaraan berdasar pada antusiasme masyarakat yang luar biasa terhadap olahraga basket. Junas menyebut Kota Bandung memiliki sejarah panjang dan kultur basket yang sangat kuat. Terakhir kali kota berjuluk Parisj van Java ini menggelar All Star adalah pada tahun 2012 silam.
Demi memperkuat koneksi antara basket dan ekosistem kreatif, IBL menggandeng berbagai local heroes, mulai dari pelaku industri kreatif, komunitas, hingga merek lokal. Kolaborasi ini bertujuan mengangkat potensi daerah sekaligus mendorong pertumbuhan industri basket nasional agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.
Duel Sengit Tim Merah vs Tim Biru
Ajang ini akan mempertemukan 24 pemain pilihan hasil voting para penggemar. Mereka terbagi ke dalam dua tim besar: Tim Merah yang dipimpin oleh kapten Andakara Prastawa Dhyaksa (Pelita Jaya Jakarta) dan Tim Biru yang dikomandoi oleh Yudha Saputera (Satria Muda Pertamina Bandung).
Kedua kapten tim memastikan akan tampil habis-habisan demi meraih kemenangan. Yudha Saputera menjanjikan pertandingan yang ketat dan penuh hiburan, sementara Pandu Wiguna dari Tim Merah mengaku tidak sabar menghadapi Yudha dalam pertandingan yang penuh gengsi ini.
Rangkaian Acara dan Hiburan Musisi
Selain laga utama, GOR C-Tra Arena juga akan menyuguhkan berbagai program menarik sepanjang akhir pekan, seperti Celebrity Games, 3-Point Contest, 1-on-1 Challenge, hingga IBL Features Stars Challenge.
Kemeriahan semakin lengkap dengan kehadiran musisi ternama yang siap menghibur para IBL Fans. Kemudian nama-nama seperti Adrian Khalif, DIA, dan Mollucas dipastikan akan membakar semangat penonton di tribun GOR C-Tra Arena pada 11 April 2026 mendatang.
Berikut adalah susunan pemain (roster) kedua tim:
Tim Merah (Pelatih: David Singleton)
- Andaka Prastawa (Pelita Jaya)
- Hendrick Yonga (Pelita Jaya)
- Patrick Nikolas (Dewa United)
- Jeffree Withey (Pelita Jaya)
- Agassi Goantara (Pelita Jaya)
- Pandu Wiguna (Satria Muda)
- Arki Wisnu (Pelita Jaya)
- Amorie Archibald (Pelita Jaya)
- Rio Disi (Dewa United)
- Antoni Erga (Bogor Hornbills)
- David Nuban (Bogor Hornbills)
- Stephaun Branch (Bogor Hornbills)
Coach : David Singleton (Pelita Jaya Jakarta)
Tim Biru (Pelatih: Cesar Camara Perez)
- Yudha Saputera (Satria Muda)
- Abraham Grahita (Satria Muda)
- Yesaya Saudale (Tangerang Hawks)
- Adonnecy Joshua Bramah (Pacific Caesar)
- Dame Diagne (Satria Muda)
- Muhamad Arighi (Pelita Jaya)
- Erick Ibrahim Junior (Dewa United)
- Jordan Ivy-Cury (Satria Muda)
- Brandone Francis (Rajawali Medan)
- Julian Chalias (Satria Muda)
- Fhirdan Guntara (Bogor Hornbills)
- Dio Tirta (Dewa United)
Coach : Cesar Camara Perez (Bogor Hornbills)
(Ageng)



