BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemkot Bandung menyerahkan santunan kematian senilai Rp50 juta kepada keluarga almarhum Diding, korban insiden pohon tumbang di kawasan Bojong Raya. Penyerahan dana tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap keselamatan warga di ruang publik, Minggu (5/4/2026).
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memimpin langsung prosesi penyerahan santunan kepada istri almarhum, Ibu Lisna, di Pendopo Kota Bandung. Program santunan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung dengan PT Asuransi Bumida melalui skema Asuransi Public Liability.
Baca Juga: Kolaborasi Hartono Soekwanto, Irfan Hakim dan Pemkab Bandung Bedah Rumah Saparudin di Cimekar
Farhan berharap dana santunan tersebut dapat menyokong kebutuhan ekonomi keluarga yang ditinggalkan. Meskipun materi tidak mampu menggantikan sosok almarhum, pemerintah berupaya meringankan beban finansial Ibu Lisna yang kini harus membesarkan empat orang anak sendirian.
“Alhamdulillah, hari ini Bumida telah menyalurkan santunan kematian sebesar Rp50 juta. Kami berharap bantuan ini dapat membantu perekonomian keluarga Ibu Lisna. Meski kami menyadari sepenuhnya bahwa tidak ada yang bisa menggantikan kehadiran almarhum,” ujar Farhan.
Dukungan untuk Pendidikan dan Kelangsungan Hidup
Almarhum meninggalkan seorang istri dan empat orang anak, di mana tiga di antaranya masih duduk di bangku sekolah. Kondisi ini membuat dukungan ekonomi dari pemerintah dan pihak asuransi menjadi sangat krusial bagi kelangsungan pendidikan serta kehidupan sehari-hari mereka.
Farhan menegaskan bahwa tragedi ini memacu Pemkot Bandung untuk terus memperkuat mitigasi risiko di ruang publik. Pemerintah berkomitmen meningkatkan pengawasan terhadap pohon-pohon besar guna menjamin keamanan warga dari potensi bencana serupa di masa depan.
“Kami merasakan duka yang sangat mendalam. Musibah ini merupakan cobaan berat bagi keluarga. Ke depan, kami akan terus bekerja keras agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali di Kota Bandung,” tambahnya.
Kemitraan Perlindungan Publik
Kepala Cabang Bumida Bandung, Yuri, turut menyampaikan belasungkawa mendalam kepada pihak keluarga. Ia mengapresiasi langkah progresif Pemkot Bandung yang memercayakan perlindungan asuransi pohon melalui program Asuransi Public Liability untuk periode tahun 2025 dan 2026.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Kami juga berterima kasih atas kepercayaan Pemerintah Kota Bandung kepada Bumida dalam mengelola perlindungan asuransi bagi risiko pohon di ruang publik,” ungkap Yuri.
Penyerahan santunan ini sekaligus menegaskan fungsi jaminan sosial bagi warga Bandung yang terdampak kecelakaan atau bencana di area milik pemerintah daerah. Pemkot Bandung mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem. Kemudian terus memastikan tim teknis terus memantau kondisi vegetasi kota secara berkala.
(Yusuf Mugni)



