BANJAR,FOKUSJabar.id: Satlantas Polres Banjar menunjukkan komitmen kuat dalam menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini. Petugas menggelar pembinaan dan pelatihan khusus bagi siswa-siswi TK Kemala Bhayangkari di lingkungan sekolah tersebut, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda persiapan menyambut kunjungan kerja Ibu Ketua Daerah. Selain itu, kepolisian memanfaatkan momentum ini sebagai sarana edukasi interaktif yang menyenangkan bagi anak-anak melalui metode belajar sambil bermain.
Baca Juga: Kecelakaan di Jalur Banjar-Cimaragas, Truk Air Mineral Terguling Usai Hantam Pohon
Kasat Lantas Polres Banjar, AKP Firman Hidayat, turun langsung bersama jajarannya untuk membimbing para siswa. Kehadiran para petugas menciptakan suasana belajar yang penuh semangat dan keceriaan di tengah lapangan sekolah.
Kenalkan Gerakan Pengaturan Jalan
Dalam sesi pelatihan tersebut, AKP Firman mengenalkan gerakan dasar Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada para murid. Tidak hanya itu, petugas juga mengajarkan 12 gerakan lalu lintas yang biasa polisi gunakan dalam mengatur arus kendaraan di jalan raya.
“Kami mengenalkan gerakan dasar PBB serta 12 gerakan pengaturan lalu lintas kepada anak-anak. Ini merupakan bagian penting agar mereka memahami cara kerja petugas di jalan sejak dini,” ujar AKP Firman, Selasa (31/3/2026).
Investasi Budaya Tertib Masa Depan
Para siswa menunjukkan antusiasme tinggi saat mengikuti setiap instruksi dari para instruktur polisi. Pendekatan edukatif yang humanis terbukti efektif menanamkan pemahaman aturan secara mudah ke dalam ingatan anak-anak.
AKP Firman menegaskan bahwa langkah ini merupakan investasi jangka panjang bagi terciptanya budaya tertib berlalu lintas di masa depan. Melalui pelatihan ini, kepolisian berharap mampu membentuk generasi yang disiplin, patuh pada aturan, serta peduli terhadap keselamatan jalan raya.
“Kami ingin membentuk karakter anak-anak agar sadar aturan sejak kecil. Inilah modal utama kita untuk menciptakan budaya tertib di masa depan,” pungkasnya.
(Agus Purwadi)



