PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Suasana panen raya anggur di SD Negeri 2 Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, menyimpan cerita yang menyentuh hati. Di balik rimbunnya buah anggur impor yang siap petik, terungkap fakta bahwa mayoritas peserta didik di sekolah tersebut belum pernah mencicipi rasa buah anggur seumur hidup mereka.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Pangandaran, Soleh Supriadi, mendengarkan langsung pengakuan polos para murid saat meninjau ruang kelas. Rasa penasaran Soleh muncul ketika ia mencoba berinteraksi dengan menanyakan pengalaman mereka mengonsumsi buah tersebut.
Baca Juga: Siswa SD di Pangandaran Belajar Kelola Uang dari Hasil Panen Jagung
“Saya tadi bertanya kepada para murid, siapa yang pernah makan anggur? Ternyata hampir tidak ada yang mengangkat tangan. Kalaupun ada satu atau dua orang, itu pun karena hasil pemberian orang lain atau menemukan buah yang sudah jatuh,” ujar Soleh, Selasa (31/3/2026).
Uji Integritas dan Karakter Siswa
Meski sebagian besar siswa belum pernah merasakan manisnya buah anggur, mereka menunjukkan integritas yang luar biasa. Selama enam bulan masa tanam hingga pembuahan, tidak ada satu pun siswa yang berani memetik atau mengambil buah tanpa izin dari pihak sekolah.
Kondisi buah anggur yang tetap utuh dan segar di area terbuka sekolah menjadi bukti nyata keberhasilan pendidikan karakter. Soleh menilai kejujuran para siswa ini sebagai pencapaian besar dalam membentuk mental generasi muda yang disiplin.
“Artinya, implementasi pendidikan karakter di SDN 2 Ciganjeng berjalan sangat luar biasa,” tegasnya penuh apresiasi.
Inisiatif Panen untuk Seluruh Siswa
Kepala SDN 2 Ciganjeng, Wahyuningsih, membenarkan bahwa keterbatasan akses terhadap buah anggur menjadi alasan utama banyak siswanya belum pernah mencicipi buah tersebut. Menyadari hal itu, pihak sekolah mengambil kebijakan khusus untuk merayakan panen perdana ini.
Wahyuningsih bersama para guru sepakat membagikan seluruh hasil panen pertama secara gratis kepada setiap siswa. Inisiatif ini bertujuan agar semua anak di SDN 2 Ciganjeng bisa merasakan hasil jerih payah mereka sendiri dalam merawat kebun sekolah.
“Kami memiliki ide agar pada pembuahan pertama ini, semua anak harus bisa menikmati rasa buah anggur. Kami ingin kebahagiaan panen ini merata untuk seluruh siswa,” pungkas Wahyuningsih.
(Sajidin)



