PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran Jawa Barat (Jabar) meminta pihak sekolah menolak setiap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang di anggap tidak sesuai.
Pasalnya, pihak sekolah merupakan garda terdepan dalam pengawasan peserta didik di lingkungan sekolah.
BACA JUGA:
Maret 2026, Retribusi Wisata Pangandaran Capai Rp9,2 Miliar
Kepala Disdikpora Pangandaran, Soleh Supriadi menegaskan, pihak sekolah harus mengkritisi setiap menu makanan yang tidak layak.
”Saya pikir guru dan kepala sekolah jangan takut ketika menemukan menu MBG yang tidak sesuai. Apalagi basi. Tolak saja jangan takut,” tegas Soleh Supriadi, Selasa (31/3/2026).
Soleh juga meminta pihak sekolah untuk melaporkan pemberian MBG yang tidak layak kepada Disdikpora.
“Nanti kami akan responsif mendatangi sekolah dan SPPG untuk perbaikan ke depannya,” sebut Dia.
Tak hanya itu, Disdikpora Pangandaran juga menyilahkan menu MBG di unggah ke sosial media masing-masing.
BACA JUGA:
Akhir Libur Lebaran 2026, Pangandaran Tetap Jadi Primadona
Menurutnya, langkah ini sejalan dengan tindakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dan Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami. Terpenting unggahan tersebut harus berimbang.
”Upload saja. Yang penting harus berimbang. Kalau bagus ya harus di upload juga. Kasih apresiasi. Tapi kalau menunya kurang layak boleh di kritisi,” pungkasnya.
(Sajidin)



