spot_imgspot_img
Senin 30 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sumbang PAD dan Cetak Laba, Wali Kota Tasikmalaya Apresiasi Performa BUMD BPRS Al Madinah

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: BUMD Bank Al Madinah Kota Tasikmalaya (Persero) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 sebagai bentuk transparansi manajemen. Agenda strategis ini berlangsung di Ruang Rapat VIP Wali Kota Tasikmalaya, Senin (30/3/2026).

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, hadir langsung selaku pemegang saham tertinggi bersama Sekda Asep Goparulloh dan jajaran dewan komisaris. RUPS tersebut membahas poin-poin krusial mulai dari laporan tahunan, penggunaan laba bersih, kebijakan dividen, hingga rencana peningkatan modal usaha.

Baca Juga: Halal Bihalal, Viman-Diky Perkuat Solidaritas ASN Kota Tasikmalaya

Dalam arahannya, Viman menekankan pentingnya manajemen kinerja yang profesional demi menjaga kepercayaan nasabah sebagai aset utama perusahaan. Ia mengapresiasi kemampuan BPRS Al Madinah yang tetap eksis dan menunjukkan performa bagus di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu.

Penyegaran Struktur dan Penambahan Modal

Guna mendorong percepatan kinerja, Viman mengumumkan rencana perubahan struktur SDM pada posisi Direktur Operasional dan Kepatuhan, Dewan Pengawas, hingga Dewan Komisaris. Langkah penyegaran ini bertujuan meningkatkan stabilitas dan profitabilitas perusahaan di masa depan.

“Kami terus mendorong kemajuan BPRS Al Madinah dalam melayani masyarakat. Sesuai aturan, Pemerintah Kota akan membantu penambahan modal sebesar Rp1,5 miliar setiap tahun untuk memperkuat kelembagaan,” tegas Viman, Senin sore.

Capaian Positif dan Target Tahun 2026

Direktur Utama BPRS Al Madinah, Kaharudin Yasin, memaparkan bahwa pengelolaan keuangan tahun 2025 mendapatkan respons positif dari pemegang saham. Meski situasi ekonomi sulit, perusahaan tetap berhasil mencetak laba dan memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Perusahaan tetap menghasilkan laba dan menyumbang PAD. Aset kami pun terus tumbuh secara positif dan berkelanjutan,” ujar Yasin.

Berdasarkan data tahun 2025, BPRS Al Madinah berhasil menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp62,9 miliar, Dana Deposito Rp12 miliar, serta menyalurkan pembiayaan mencapai Rp67 miliar.

Memasuki tahun 2026, manajemen menetapkan target yang lebih agresif:

  • Target DPK: Rp73 miliar (naik Rp10 miliar dari tahun sebelumnya).
  • Target Pembiayaan: Rp70 miliar (naik Rp3 miliar).

Yasin menegaskan bahwa pihaknya akan memperluas kerja sama dengan berbagai pihak serta mengoptimalkan seluruh potensi bisnis. Inovasi layanan dan peningkatan kinerja jajaran direksi hingga pegawai menjadi kunci utama untuk melampaui target pendapatan tahun ini.

(Seda)

spot_img

Berita Terbaru